Dewan Minta Realisasikan 35 Persen APBD ke Medan Utara

oleh
Anggota DPRD Medan Muslim Harahap.

POSMETRO MEDAN – Anggota DPRD Medan Muslim Harahap minta kepada Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dapat merealisasikan 35 persen dari alokasi APBD Kota Medan untuk pembangunan wilayah Medan Utara. Anggaran itu untuk pengentasan kemiskinan masyarakat di Medan Utara yang selama ini jauh tertinggal dari wilaya Medan lainnya.

“Kita sangat berharap 35 persen dari APBD Pemko Medan supaya dialokasikan untuk keperluan berbagai pembangunan di wilayah Medan Utara,” ujar Muslim Harahap (foto) asal politisi Demokrat itu.

Harapan itu disampaikan Muslim Harahap dalam rapat paripurna laporan pelaksanaan reses IV masa persidangan I Tahun sidang 2025-2026 di ruang rapat paripurna gedung DPRD Medan, Senin (19/1/2026).

BACA JUGA..  Gerak Cepat Polsek Bandar Huluan Ringkus Dua Pelaku Pencurian Sepeda Motor, Korban Rugi Rp 20 Juta

Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Drs Wong Cun Sen, para anggota DPRD Medan. Juga dihadiri Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan para OPD Pemko Medan.

Dikatakan Muslim, 9 anggota DPRD Kota Medan dari Dapil II yang meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Marelan dan Medan Labuhan telah sepakat bahwa sebagian anggaran dari 35 persen itu diprioritaskan untuk menormalisasi sungai Deli dan sungai Bedera sebagai solusi atasi banjir di Kota Medan.

BACA JUGA..  Bupati JTP : Traktor dan Irigasi Disetujui untuk Kelompok Tulason Tani Sukses

Ke dua sungai itu kata Muslim, sudah 25 tahun belum pernah lagi dinormalisasi. “Dapat jita prediksi selama 25 tahun ini pendangkalan sungai telah mencapai 2 meter. Maka dengan kondisi sungai yang mendangkal semakin sedikit menampung volume air mengakibatkan sungai meluap dan terjadi banjir ,” jelasnya.

Ditegaskan Muslim, upaya mengatasi banjir yang paling utama harus dilakukan yakni normalisasi sungai dan drainase. “Tanpa normalisasi, upaya lainnya akan sia sia,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Eko Afrianta Sitepu Gelar Sosialisasi Perda Adminduk, Warga Keluhkan Data Bansos dan Banjir

Ditambahkan Muslim, saat anggota dewan melakukan reses paling banyak menerima aspirasi masalah banjir. “Dan banyak lagi keluhan warga terkait drainase tidak berfungsi. Begitu juga dengan masalah banjir Rob yang menghantam rumah warga di pantai pesirir. Maka lengkap derita warga soal banhir,” imbuhnya.

Diakhir laporannya Muslim berharap tindakan normalisasi diharapkan tahun 2026 dapat terlaksana. “Realisasi alokasi 35 persen dari APBD Pemko Medan kita sangat berharap. Karena di RPJMD Kota Medan itu pun sudah ditetapkan,” sebut Muslim. (*)

Editor: Ali Amrizal