Harga Bahan Pangan di Deli Serdang Kian Mahal

oleh
Pasar tradisional

POSMETRO MEDAN – Beban ekonomi masyarakat di Kabupaten Deli Serdang kian tertekan, sejumlah masalah terus menimpa masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tak memiliki kemampuan menyelesaikan persoalan yang dialami masyarakat saat ini malah fokus pada proyek proyek membagi anggaran.

Usai dihantam bencana banjir dan tanah longsor hingga memakan korban sampai 16 jiwa, hingga kini warga kesulitan membeli Bahan Bakar Minyak ( BBM), seluruh SPBU dipadati warga yang antri mendapatkan BBM. Sudah tiga hari berlangsung tak kunjung teratasi.

Kini masyarakat juga mengeluhkan mahalnya harga bahan pangan seperti sayur mayur naik berkali kali lipat, sawi manis yang biasa lima sampai tujuh ribuan perkilo kini menjadi 15 ribuan perkilo ribuan. Untuk umbu dapur seperti cabai merah Rp 75 ribu perkilo, cabe rawit halus 88 ribu perkilo, cabe hijau Rp 37 ribu perkilo, cabe caplak Rp 80 ribu perkilo, bawang merah Rp 44 ribu perkilo.

BACA JUGA..  Upacara Bendera 17-an Kodim 0204/DS Kuatkan Disiplin Prajurit

” Kenaikan harga bahan pangan kisaran 70-100 persen dari harga normal. Tidak tau kami apa penyebabnya tapi harga pembelian dari agen dan pemasok mahal, makanya kita juga jual naik,” ucap Parulian salah seorang pedagang sayur di Lubuk Pakam, Selasa (2/12/2025).

Kenaikan harga pangan juga terjadi pada harga ayam potong yang normal sekitar Rp 27 ribuan perkilo kini naik menjadi Rp 35 ribuan perkilo, begitu juga dengan harga ikan laut mengalami kenaikan drastis akibat cuaca buruk mengakibatkan minimnya pasokan dari nelayan Pantai Labu ke Pedagang Lubuk Pakam.

BACA JUGA..  Dorong Peningkatan PAD, Komisi III DPRD Langkat Tinjau PT Tirta Investama

“Ikan gembung kecil biasa normal Rp 38 ribuan perkilo, kini Rp 55 ribuan perkilo, payah ikan kami biasa beli dari nelayan Pantai Labu di TPI sana, ” ucap Pedagang Ikan.( Wan)

EDITOR : Putra