Pansus PAD Sudah RDP dan Kunjungan Ke PT Jui Shin Indonesia

oleh
Pansus PAD.

POSMETRO MEDAN – Pansus PAD II DPRD Kabupaten Deli Serdang sudah menggelar Rapat Dengar Pendapat ( RDP) sekaligus melakukan kunjungan ke PT Jui Shin Indonesia di KIM Mabar.

Sejauh ini Pansus PAD II sudah berjalan 7 bulan bekerja secara profesional dan tidak ada pandang bulu semua perusahaan kita Panggil serta kita kunjungi ke lapangan dan ketika ada temuan kebocoran PAD tetap kita keluarkan rekomendasi.

Hal itu ditegaskan Ketua Pansus Dr Misnan Aljawi SH MH pada Wartawan. Sabtu,8/11/2025.

BACA JUGA..  Kualitas Kesehatan Hari Ini Menentukan Peradaban Bangsa di Masa Depan

” Terkait ada muncul berita dimedia bahwa DPRD Deli Serdang Lewat Pansus PAD II tutup mata dan diam seakan akan ada Kongkalikong dengan PT Jui Shin Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang Kramik di KIM Mabar itu adalah informasi tidak benar yang perlu diklarifikasi,” tegas Misnan.

Menurut Misnan yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Deli Serdang menjelaskan, terkait rekomendasi kita liat dulu temuannya kalau temuan nya kecil masih kita toleransi maka kita keluarkan rekomendasinya pembinaan.

BACA JUGA..  Peduli Korban Banjir, Pimpinan Dan Anggota DPRD Deliserdang Bantu Sembako Warga Pantai Labu

” Artinya perusahaan kita suruh buat perjanjian kepada pansus untuk mengurus semua izin izin yang belum ada dan merubah dan memvalidasi luas tanah dan luas bangunan yang belum masuk ke dalam SPPT pajak atau ke dalam PBB untuk memasukkan nya ke dalam SPPT tahun berikut nya. Tapi kalau temuannya cukup tinggi dan merugikan PAD Deli Serdang maka Pansus merekomendasikan lalu melimpahkan temuan tersebut ke Kejaksaan,” ujar Ketua Pansus PAD II Dr.Misnan Aljawi,SH.MH Di dampingi Junaidi dan Paian Purba.

BACA JUGA..  Kinerja Camat Percut Dikritik Warga, Parit Dikeruk Sampah Dan Lumpur Sebulan Tak Diangkut

Misnan memastikan bahwa Pansus bekerja sungguh sungguh dan serius dan tidak main main dalam peningkatan PAD Deli Serdang dan sekarang terbukti PAD kita naik signifikan.

” Semua Perusahaan yang sudah kita kunjungi sekarang rata rata lagi mengurus izin IMB atau PBG ke dinas Terkait,” pungkas Misnan Aljawi. ( Wan)

EDITOR : Rahmad