POSMETRO MEDAN – Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED) melakukan aksi demo di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Selasa (2/9).
Menanggapi aksi unjuk rasa ratusan tersebut, Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus, bersama Wakil Ketua Fraksi Gerindra, Ihwan Ritonga, dan Fraksi PKS, Salman Alfarisi, berkomitmen menyampaikan tuntutan para mahasiswa.
Koordinator lapangan aksi, Linton Naibaho, menegaskan tuntutan utama adalah pengesahan Undang-Undang (UU) Perampasan Aset.
“Bapak dan mamak kami gajinya rata-rata di bawah UMR buk, kalau ingin setara, mari kita lawan Indonesia cemas ini. Mari kita sahkan segera undang-undang perampasan aset Bapak dan Ibu,” jelas Linton dalam orasi.
Senada, seorang mahasiswi UNIMED bernama Piver menyuarakan isu nasional yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat.
“Kami apresiasi kedatangan para pimpinan dewan hari ini. Tapi kami tidak butuh jawaban normatif. Kami menuntut kondisi kesejahteraan masyarakat, baik dari kesehatan, dan pendapatan,” jelasnya.
Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Sumut memastikan tuntutan akan disampaikan ke DPR RI.
“Kami mengapresiasi keluhan dan tuntutan adik-adik mahasiswa. Tentunya kami akan segera tindaklanjuti tuntutan ini ke DPR RI. Kami pastikan segala tuntutan yang hari ini kami terima akan segera kami sampaikan,” kata Erni Ariyanti.
Selanjutnya berkas tuntutan dibacakan dan ditandatangani oleh Erni Ariyanti Sitorus bersama dua wakil ketua, Ihwan Ritonga dan Salman Alfarisi, di atas materai.
Editor : Oki Budiman











