1 Unit Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp 80 Juta

oleh
Kobaran api membakar satu unit rumah. (ISTIMEWA/Posmetromedan.com)

POSMETRO MEDAN – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah di Huta III Setia Tawar Barat, Nagori Maligas Bayu, Kecamatan Hutabayuraja, Kabupaten Simalungun, Minggu (15/9) malam.

 Rumah milik Pristiawanti br Damanik (40), seorang wiraswasta, dilaporkan terbakar habis dengan kerugian material mencapai sekitar Rp80.000.000.

 Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, seluruh isi rumah dilaporkan hangus terbakar.

 Kepada awak media, Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra menjelaskan, bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.02 WIB.

 Menerima adanya informasi kebakaran, personel Unit Sabhara Polsek Tanah Jawa, Aipda Ambon Pasaribu, melaksanakan tugas dengan mengevakuasi korban dari lokasi kebakaran.

BACA JUGA..  Keributan Massa di Rasfansa Coffee Tanjung Rejo Diredam Polisi

 Menurut keterangan saksi di lokasi, kebakaran ini bermula ketika pemilik rumah, (Pristiawanti) sedang tertidur dengan lilin yang menyala berada/diletakkan dekat kain gorden di pintu rumah.

 Sekitar pukul 22.00 WIB, kedua anak pemilik rumah, RNH (12) dan UAF (10) melihat api mulai berkobar di dalam rumah mereka.

 Dengan cepat, kedua anak ini berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

 Mendengar teriakan tersebut, masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran segera bergegas menuju rumah yang terbakar dan mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.

BACA JUGA..  Letkol Inf Wahidin Sobar Jabat Dandim 0204/ DS

 Beberapa warga langsung melaporkan kejadian ini ke pihak pemadam kebakaran. Tak berselang lama, Babinsa bergerak ke lokasi kejadian untuk membantu memadamkan api bersama tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Tanah Jawa dan warga setempat.

 Api baru berhasil dipadamkan pada Senin (16/9) sekitar pukul 00.30 WIB.

 Meski tidak ada korban jiwa, seluruh rumah beserta isinya habis terbakar.

 “Kebakaran ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya selalu berhati-hati terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama saat menggunakan lilin atau sumber api lainnya. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi kerugian materi sangat besar,” jelas Kompol Asmon Bufitra.

BACA JUGA..  2 Pegawai Koperasi Tewas Ditabrak KA

 Ia juga menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap penggunaan sumber api di dalam rumah, terutama saat tidur atau meninggalkan rumah.

 Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran ini, meski dugaan awal mengarah pada lilin yang diletakkan dekat dengan kain gorden.

 “Kami akan terus melakukan penyelidikan dan akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini,” tutup Kapolsek.

Sumber : Random
Editor : Oki Budiman