Kakek 82 Tahun Dibunuh di Kelambir V, Korban Dikenal Dermawan

oleh
Korban ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di TKP, Senin (18/3/2024).(ISTIMEWA/POSMETRO)

Posmetromedan.com – Bima Peranginangin (82), korban yang dibunuh maling, dikenal sebagai pria dermawan di lingkungan tempat tinggalnya.

Korban sudah sejak lama tinggal sendirian di rumahnya Jalan Klambir V, Kelurahan Tanjung Gusta, Medan Helvetia. Anak-anaknya merantau.

Meski tergolong ‘Tuan Takur’ dengan beberapa rumah kontrakan serta tanah luas, dia tetap baik serta suka menolong dalam bermasyarakat.

Tidak seperti pemilik kontrakan pada umumnya, pria ini tetap tenang meski ada pengontrak atau penghuni kos-kosannya menunggak pembayaran. Olehnya, si penunggak dibolehkan membayar dengan menyicil sesuai kesanggupan.

BACA JUGA..  Bule Prancis Jatuh di Air Terjun Sipiso-piso, Korban Patah Tulang

“Dia paling baik. Semua pokoknya dermawan. Kalau ada orang sakit dia datang bantu kasih uang. Kami kaget melihat orang baik, ramah gak arogan meski punya segalanya,” kata Firman, tetangga korban.

Sebagian banyak tetangga mengaku tak menyangka jika orang yang dikenal dermawan sepertinya dibunuh secara sadis.

Menurut Firman, anak-anak serta keluarga korban sudah berulangkali mengajaknya pindah dari rumahnya yang ditinggalkannya saat ini. Namun korban bersikeras menolak dan tetap bertahan.

BACA JUGA..  Penikam Penjaga Malam di Medan Labuhan Diciduk

“Sudah lama diajak anaknya untuk meninggalkan ini (rumah kos) tapi tidak mau dan gak bisa dibantah.”

Diketahui, Bima Peranginangin dibunuh maling yang masuk ke dalam rumahnya pada Senin (18/3/2024) sekira pukul 22:30 WIB. Salah seorang warga bahkan sempat melihat korban ditikami pelaku.

Usai menikami korban, pelaku lalu kabur ke arah sungai. Saat melakukan penyisiran, polisi menemukan sebuah sangkur berlumuran darah yang diyakini dipakai pelaku menikam korban.(*)

BACA JUGA..  Anak dan Bapak Kompak Bacoki Jukir di Stabat

Reporter: Oki Budiman
Editor: Hiras Situmeang