Bupati Labuhanbatu Naik Becak ke Musrenbang Provinsi

oleh
Bupati Labuhanbatu, dr.H.Erik Adtrada Ritonga,MKM menaiki becak dari Rumah Dinas Gubernur menuju Santika Dyandra Hotel, Medan, saat akan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Sumatera Utara tahun 2024, pada Rabu (12/04/2023). (Kominfo Labuhanbatu for Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Hal unik terlihat ketika Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi berangkat menggunakan becak bermotor (Betor) saat akan melaksanakan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Sumatera Utara tahun 2024.

Selain Gubernur Sumatera Utara, terlihat sejumlah kepala daerah Bupati/walikota se-Sumut juga menggunakan kendaraan becak bermotor, salah satunya Bupati Labuhanbatu, dr.H.Erik Adtrada Ritonga,MKM terlihat mengendarai becak dari Rumah Dinas Gubernur menuju Santika Dyandra Hotel, Medan, Rabu (12/04/2023).

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan, penggunaan becak bermotor ini merupakan bagian dari bentuk promosi terhadap kendaraan khas Sumatera Utara.

“Ini merupakan bentuk promosi kita kepada dunia, mempromosikan Sumut dengan  kendaraan khasnya,”kata Edy Rahmayadi.

Pada kegiatan Musrenbang ini, turut dirangkai dengan pemberian hadiah yang diraih Kabupaten Labuhanbatu sebagai juara pertama pada perlombaan kategori penilaian kinerja Kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2022 tingkat Sumatera Utara.

BACA JUGA..  Ditanya Jalan Rusak Bupati Deliserdang Malah Pertanyakan Rakyat Bayar Pajak, Netizen Desak KPK Dan Kejaksaan Usut Pengelolaan Anggaran

Selain meraih juara pertama pada kategori penilaian kinerja Kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting, Pemkab Labuhanbatu juga menyabet juara pertama sebagai Kabupaten/kota dengan praktik baik dan inovatif tingkat Sumatera Utara.

Penghargaan itu dilengkapi dengan mendapat tempat terbaik ketiga sebagai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2023  Sumatera Utara. Total sebanyak tiga penghargaan berhasil dibawa pulang ke Labuhanbatu.

BACA JUGA..  Pemkab Taput Dukung Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Masyarakat Ingat "TIR"

Sementara hasil evaluasi penilaian kinerja tim percepatan penurunan stunting Kabupaten/kota tahun 2022, Kabupaten Labuhanbatu di angka 23.9 persen, dimana pada tahun sebelumnya berada di angka 27 persen. Sehingga, penurunan angka stunting di Labuhanbatu mencapai 3.1 persen pada tahun 2022. (*)

Reporter: Afriandi
Editor: Maranatha Tobing