POSMETROMEDAN.com- Plt Bupati Langkat Syah Afandin buka seminar serasehan Expo Pangan Sehat ke-35 Bitra Indonesia, di Taman Kolam Renang Alam Sibayak Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Langkat.
Kegiatan ini mengusung Tema “Pangan Ramah Iklim untuk Kehidupan yang Berkelanjutan”.
Peserta seminar diikuti 11 perwakilan binaan Bitra Indonesia dari kabupaten/kota di Sumut terdiri dari :
1.Kabupaten Langkat
2.Kabupaten Sergai
3.Kabupaten Deli serdang
4.Kabupaten Simalungun
5.Kabupaten Labura
6.Kabupaten Batubara
7.Kota Medan
8.Kabupaten Karo
9.Kabupaten Samosir
10.Kota Binjai
11.Kota Tebing Tinggi
Badan Pembina Yayasan Bitra Indonesia, Job Ramat Purba mengatakan saresehan ini diselenggarakan ke-35 kali, sejak Bitra berdiri di tahun 1986, seharusnya Bitra melaksanakan saresehan berjumlah 37 kali. Namun 2 tahun tidak dapat dilaksanakan karena terkendala pandemi covid-19.
Bitra dibentuk untuk memperdayakan masyarakat guna meningkatkan hidup di bidang pertanian dan pedesaan, agar dalam pelaksanaan menanam benih dapat menyeimbangkan dengan alam dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.
“Langkat sendiri sudah ada enam kecamatan yang didampingi dalam pertanian berkelanjutan, dan saresehan di Langkat juga sudah tiga kali dilaksanakan, dan baru ini di hadiri oleh kepala daerah, kami ucapkan terima kasih,” sebutnya, Selasa (7/3/2023).
Syah Afandin berikan apresiasi dan mengaku merasa sangat senang dengan Bitra yang hadir memberikan satu solusi sangat bermanfaat bagi masyarakat Langkat. Ia menjelaskan, Langkat terdiri dari 240 Desa tentunya mempunyai problem sendiri-sendiri.
“Kita berharap enam kecamatan yang sudah menjadi binaan Bitra semakin maju. Nantinya, saya akan berkordinasi agar 23 kecamatan yang ada, ikut menjadi anggota binaan Bitra,” ucapnya.
“Kenapa saya membutuhkan Bitra untuk kabupaten Langkat, bukan Bitra yang membutuhkan demi membentuk masyarakat sehat dan sejahtera,” tambahnya.
Syah Afandin juga berharap edukasi yang di berikan ini menjadikan awal mensosialisasikan kepada masyarakat yang lain dengan bercocok tanam mengunakan pupuk organik.
“Bagi peserta agar benar-benar di serap ilmu yang akan di sampaikan pemateri dan di terima sebaik-baiknya,” pesannya.(*)
Reporter: MA Santoso
Editor: Mangampu Sormin












