MUI Labuhanbatu Gelar Seminar Bahaya Narkoba, Pemkab dan APH Dapat Dukungan

oleh
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhanbatu menggelar seminar bertemakan "Bolo Generasi Muda dari Bahaya Narkoba" di Aula Kantor PKK, Jalan WR Soepratman, Kecamatan Rantau Utara, Kamis (08/12/2022). (Afriandi/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhanbatu menggelar seminar bertemakan “Bolo Generasi Muda dari Bahaya Narkoba” sebagai bentuk perlawanan dalam memerangi peredaran narkoba yang saat ini sudah semakin meresahkan masyarakat, khususnya terhadap generasi anak bangsa.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Labuhanbatu dr.H.Erik Adtrada Ritonga,MKM melalui Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga, Budaya dan Pariwisata Labuhanbatu Hulwie,SE di Aula Kantor PKK, Jalan WR Soepratman, Kecamatan Rantau Utara, Kamis (08/12/2022).

Ketua Komisi Hukum MUI Labuhanbatu Ahmad Rifai Hasibuan,SH mengatakan, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai gandengan tangan untuk bersatu, guna memperkuat pondasi dalam upaya melakukan pemberantasan narkoba di Labuhanbatu.

BACA JUGA..  Bobby Nasution Apresiasi Kemenangan Meyakinkan Timnas U19 atas Myanmar, Atmosfer Stadion Sumut Dinilai Jadi Kekuatan Tambahan

“Melalui kegiatan hari ini, mudah-mudahan kita bisa sama-sama bergandeng tangan memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan juga penegak hukum, agar serius mengatasi peredaran narkoba yang ada di Labuhanbatu,” kata Rifai yang merupakan ketua panitia dalam acara tersebut.

Sementara itu, Kadispora Labuhanbatu saat memberikan sambutan turut mengucapkan terimakasih kepada MUI atas terselenggaranya kegiatan ini. Kepada pelajar dan mahasiswa yang mengikuti seminar, Hulwi berpesan untuk jauhi narkoba dan lebih giat dalam belajar agar segala cita-cita dapat tercapai.

BACA JUGA..  Jual Beli Ayam Tarung Asal Thailand Hasil Sitaan, Diduga Melibatkan Oknum Pejabat Balai Karantina Sumut

“Jauhi narkoba, kamu harus belajar dengan baik, ibadah yang rajin dan melaksanakan olahraga secara rutin. Jadi kami mohon kepada anak-anak kami, agar menghindari itu. Mari, sama-sama kita untuk mengatakan tidak pada narkoba,” pesannya.

Ditempat yang sama, Ketua MUI Labuhanbatu Drs.Abdul Hamid Zaid berharap agar kegiatan ini tidak hanya sebatas seminar belaka. Namun, perlu menghasilkan regulasi atau peraturan daerah (Perda) yang dapat dijadikan payung hukum dalam upaya memberantas peredaran narkoba.

“Kita harapkan kegiatan ini tidak hanya sebatas seminar saja. Namun, bagaimana bisa kita menimbulkan regulasi ke DPRD untuk membuat peraturan daerah agar memiliki payung hukum dalam memerangi narkoba,” harapnya.

BACA JUGA..  Galian C di Bantaran Sungai Ular Perbaungan Dirazia TNI Gabungan

Dr.(c) H.Galih Orlando,SH,M.Kn dan Assoc.Prof.Dr.Adi Mansar,SH.M.Hum turut hadir sebagai pemateri dalam acara seminar bahaya narkoba yang diselenggarakan MUI Labuhanbatu.

Terlihat hadir, Ketua Muhammadiyah Labuhanbatu H.Yursalim Nasution, Ketua NU Labuhanbatu Ali Azhar Samosir, Kemenag Labuhanbatu yang mewakili, Gerakan Pemuda Al-Washliyah, KNPI Labuhanbatu, Karang Taruna Labuhanbatu, SBM, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa, Pelajar dan tamu undangan lainnya. (*)

Reporter: Afriandi
Editor: Maranatha Tobing