Data Penduduk Pemilu 2024 Berkurang, Disdukcapil Labuhanbatu Beralasan Akibat Perbaikan Data Ganda

oleh
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Labuhanbatu mengadakan uji publik rancangan penetapan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Jumat (16/12/2022). (Afriandi/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Labuhanbatu mengadakan uji publik rancangan penetapan daerah pemilihan dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu dalam Pemilihan Umum (Pemilu)  Tahun 2024, Jumat (16/12/2022). Dalam forum itu terungkap, jumlah penduduk di Labuhanbatu berkurang dari pemilu tahun 2019.

Wakil Ketua KPUD Labuhanbatu bidang teknis Muhammad Rifai Harahap dalam penyampaian materi uji publik mengatakan, sesuai data yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk Labuhanbatu untuk data pemilu 2024 sebanyak 505.875 jiwa.

“Sesuai data yang kita terima dari Dirjen Dukcapil Kemendagri jumlah penduduk Labuhanbatu untuk Pemilu 2024 berkurang dari Pemilu tahun 2019,” katanya.

Sedangkan jumlah daerah pemilihan (Dapil) pada pemilu 2024 mendatang tetap 5 Dapil seperti pemilu pada tahun 2019 lalu.  Adapun rinciannya yaitu, Dapil Labuhanbatu 1 wilayah Kecamatan Rantau Utara dengan alokasi 9 kursi, Dapil Labuhanbatu 2 meliputi wilayah Kecamatan Rantau Selatan dan Barat dengan alokasi 10 kursi.

BACA JUGA..  Menkum Resmikan 6.110 Posbakum di Sumut, Bobby Nasution: Penyelesaian Kasus Tertentu Lewat Justice Colaborator

Sementara itu, Dapil Labuhanbatu 3 wilayah meliputi Kecamatan Bilah Hilir dan Panai Hulu alokasi 9 kursi, Labuhanbatu 4 meliputi wilayah Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hilir alokasi 8 kursi, dan Dapil Labuhanbatu 5  meliputi wilayah Kecamatan Bilah Hulu dan Pangkatan dengan alokasi 9 kursi.

Dia menambahkan, pengurangan jumlah penduduk terjadi di Dapil Labuhanbatu 5 yang meliputi Kecamatan Bilah Hulu dan Kecamatan Pangkatan. Untuk Kecamatan Bilah Hulu jumlah penduduk sesuai data saat ini berjumlah 65.897 jiwa atau berkurang sebanyak 3.137 jiwa. Sedangkan Kecamatan Pangkatan jumlah penduduk saat ini tercatat 38971 atau berkurang sebanyak 2410 jiwa.

“Akibat berkurangnya jumlah penduduk, alokasi kursi Dapil Labuhanbatu 5 yang pada Pemilu 2019 10 kursi berkurang menjadi 9 kursi di Pemilu 2024,” katanya.

Alokasi kursi itu digeser ke Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hilir yang pada Pemilu 2019 alokasi kursi sebanyak 7, pada Pemilu 2024 bertambah 1 kursi menjadi 8 kursi

Pergeseran kursi ke Dapil Labuhanbatu 4 itu terjadi karena, jumlah penduduk di Dapil itu bertambah signifikan. Di Kecamatan Panai Tengah jumlah penduduk saat ini sebanyak 41.858 jiwa, memang berkurang 34 jiwa dari Pemilu 2019.

BACA JUGA..  JMKT Kampanye Keselamatan : Kasus Tabrak Belakang Dominasi Kecelakaan di Tol Medan - Tebing Tinggi

Jumlah penduduk di Kecamatan Panai Hilir saat ini tercatat sebanyak 48.364 jiwa. Bertambah sebanyak 6.186 jiwa.

“Karena terjadi penambahan jumlah penduduk di Dapil 4, maka alokasi 1 kursi yang dikurangi di Dapil 5 digeser ke Dapil 4,” ucapnya seraya mengatakan, dengan demikian jumlah alokasi kursi untuk DPRD Labuhanbatu pada Pemilu sebanyak 45 kursi tetap seperti Pemilu 2019.

Menanggapi paparan materi uji publik itu, Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Labuhanbatu Edry Yusuf Harahap mengatakan bahwa jumlah penduduk yang berkurang terlalu signifikan. Dia pun meminta agar Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Labuhanbatu memberikan penjelasan di forum itu.

“Terlalu banyak berkurangnya. Kami tahu ini sumbernya Dinas Catatan Sipil. Karena itu Dinas Catatan Sipil harus menjelaskannya,” pinta Yusuf.

BACA JUGA..  Kades Bersertifikat Basarnas Bakal Dapat Insentif, Bobby Nasution Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sumut

Kepala Bidang (Kabid) Kependudukan, Syahnan Siahaan SH, yang hadir di forum itu mengatakan, berkurangnya jumlah penduduk akibat adanya perbaikan data kependudukan ganda yang dilaksanakan oleh Dinas Catatan Sipil Labuhanbatu.

“Berkurangnya jumlah penduduk dimungkinkan karena banyak data yang ganda. Dinas Catatan Sipil terus membenahi data yang ganda,” katanya.

Dia mengungkap, di Kabupaten Labuhanbatu terdapat sebanyak 1700 ada data ganda akibat adanya masyarakat yang melakukan dua kali perekaman E-KTP.

“Mungkin disini dia terjadinya pengurangan. Karena jika nama sedikit saja berubah, sudah beda datanya. Mungkin bapak-bapak ada yang dua KTP nya ini,” ujarnya menunjuk peserta kegiatan di forum itu.

Sementara, Ketua KPUD Labuhanbatu, Wahyudi mengatakan, uji publik merupakan salah satu tahapan pemilu. Hasil uji publik akan disampaikan ke KPU RI di Jakarta, Sabtu (17/12/2022).

“Pelaksanaan ini akan kami sampaikan ke KPU pusat, besok,” tutupnya. (*)

Reporter: Afriandi
Editor: Maranatha Tobing