Sejak Kenaikan BBM, Harga Beras dan Barang Sembako Lainnya Ikut Naik

oleh
Aktifitas bongkar muat beras di salah satu pasar tradisional Kota Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. (Aswar/Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Sejak Pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memicu sejumlah harga barang kebutuhan pokok masyarakat meningkat, salah satunya beras. Untuk harga beras semua merek naik dikisaran Rp1 sampai 2 ribu rupiah per kilogram.

Informasi dihimpun di pasar tradisional Lubukpakam, kenaikan harga beras sudah terjadi sepekan sebelum Pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM.

BACA JUGA..  Bupati Karo Lantik Pengurus Karang Taruna Masa Bakti 2022-2027

“Seminggu setelah isu akan ada kenaikan harga BBM harga beras sudah mulai naik. Kalau kita jual paling sedikit ukuran goni 5 kilogram awalnya naik 3000, kini naik 6-7 ribuan tergantung merek,” ucap Yudi, pedagang beras di Lubukpakam, Deliserdang, Senin (3/10/2022).

Kenaikan harga juga terjadi pada bahan kebutuhan lainnya seperti gula pasir, tepung terigu, bumbu dapur dan sayur mayur.

BACA JUGA..  Banggakan Sumut, MAN Labuhanbatu Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2022

Kenaikan harga BBM Subsidi oleh Pemerintah beberapa waktu lalu sangat berdampak pada ekonomi sebagian besar masyarakat. Pemberian konfensasi yang tidak seberapa tidak mampu mengatasi kesulitan masyarakat seterusnya.

Selain itu bantuan konfensasi BLT yang diberikan selama ini banyak tidak tepat sasaran dan bermasalah dalam pendataan penerima manfaat BLT apapun dari Pemerintah.

BACA JUGA..  Juara Asia Andi Gilang dan Komunitas Honda Ramaikan CBR Track Day di Mandalika

Akibat pendataan masyarakat kurang mampu yang tak berasal dari sumber yang akurat, tetap saja jauh lebih banyak masyarakat yang seharusnya berhak menerima bansos Pemerintah tapi tidak menerima, hingga jumlah kemiskinan masyarakat semakin meningkat pasca pandemi dan kenaikan harga BBM. (*)

Reporter: Aswar
Editor: Maranatha Tobing