Satlantas Polres Langkat Terus Dalam Kasus, Secepatnya Berkoordinasi ke Direksi Bus Medan Jaya

oleh
Sepeda motor matic merek Honda Vario milik korban.

POSMETROMEDAN.com Satuan Polisi Lalulintas (Sat Lantas) Polres Langkat terus berupaya mengejar supir Bus Medan Jaya Nomor Polisi (Nopol) BK 7237 LC.

Pemeriksaan saksi – saksi di lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara) terus dilakukan untuk pengembangan dan pendalaman penyelidikan kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang menewaskan pengendara Honda Vario Nopol BK 4552 AHQ.

Bus penumpang berwarna silver itu diduga melindas kepala pengendara sepeda motor warga Deliserdang, hingga tewas ditempat dengan kondisi mengenaskan kepala pecah, Jum’at (23/8/2022) sekitar pukul 13.40 WIB.

Terjadi di Jalan umum Medan – Tanjung Pura KM 39 – 40, tepatnya di daerah Coklatan Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat.

“Kita terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi di TKP. Selanjutnya kita akan segera berkoordinasi dengan Direksi (pihak Bus Medan Jaya),” diterangkan Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Langkat, Ipda Arifin SH MH melalui seluler, Minggu (25/9/2022).

BACA JUGA..  Gawat Kali Bah, Mall Centre Point Didirikan Tanpa Miliki SIMB

Hasil pemeriksaan sementara oleh Sat Lantas Polres Langkat dari kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) itu, diketahui supir dan kernet bukan yang asli alias supir dan kernet tembak.

“Dari pemeriksaan sejumlah saksi dan kernet bus-nya, kita ketahui sopir dan kernet adalah tembak (bukan asli),” ungkap Ipda Arifin.

Meski indentitas lengkap supir belum diketahui, namum Sat Lantas Polres Langkat sudah mengetahui ciri supir dan mengetahui kalau supir bermarga Ginting.

“Dari keterangan kernetnya, supir bus bermarga Ginting. Kita akan memeriksa semua saksi di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan terus mendalami kasus ini,” tegas Ipda Arifin.

Mobil Bus Medan Jaya Nomor Polisi (Nopol) BK 7237 LC.

Jenazah korban kecelakaan maut pengendara sepeda motor Honda Vario Nomor Polisi BK 4552 AHQ itu, sudah diambil dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Pura dan dibawah pulang oleh pihak keluarganya.

Kepulangan jenazah ke rumah duka menggunakan mobil ambulance RSUD Tanjung Pura.

BACA JUGA..  Pemkab Langkat Terima Dana Transfer Rp1,948 Triliun di 2023

“Benar korban sudah di bawah pulang pada Jumat malam (23/9/2022) sekitar pukul 20.00 WIB. Jenazah diantar menggunakan ambulance kita ke Paancur Batu, rumah duka,” terang Direktur RSUD T.Pura dr Immanuel Pinem MKM melalui pesan whatsapp, Minggu (25/9/2022).

Korban bernama Suruhen (56) warga Jalan Agraria No.293 Dusun Hulu Desa Kampung Hulu, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, Sumut.

Korban mengalami luka robek diwajah, robek dikepala dan kepalanya pecah. Kini jenazah korban dibawah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Pura.

Dari keterangan tertulis Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Hosea Ginting SH melalui Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Langkat, Ipda Arifin SH MH.

Pria paruh baya meninggal mengenaskan akibat menderita pecah kepala. Lakalantas dengan Bus Medan Jaya, di depan Gudang PTPN Nusantara II Kebun Kwala Bingai Stabat, Jalan lintas Medan- Aceh Sudirman Stabat, Jum’at (23/9/22).

Sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) Mobil Bus Medan Jaya Nopol BK 7237 LC dan sepeda motor Honda Vario datang dari arah Tanjung Pura menuju Kota Medan, keduanya satu arah. Posisi Honda Vario berada didepan Mobil Bus sebelah lajur kanan.

BACA JUGA..  Korsleting Listrik, Warung Pecal dan Klontong Hangus Terbakar

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga pengemudi Mobil Bus Medan Jaya melaju melewati Honda Vario dengan tidak menjaga ruang gerak yang cukup.

Membuat dinding sebelah kanan Mobil Bus Medan Jaya menyenggol stang sebelah kiri Honda Vario, sehingga hilangnya keseimbangan dan pengemudi terjatuh.

Akibatnya kepala korban terlindas oleh ban belakang sebelah kanan Mobil Bus Medan Jaya, membuat pengendara tewas ditempat dengan kepala pecah.

Menurut Ipda Arifin kerugian akibat Lakalantas tersebut ditaksir Rp1 juta. Sementara Supir Mobil Bus Medan Jaya Nopol BK 7237 LC tidak berada dilokasi dalam lidik.(*)

Reporter: Anoriyan
Editor: Mangampu Sormin