POSMETROMEDAN.com – Sakit hati diceraikan adalah motif pembacokan Dewi Dahliana yang dilakukan mantan suaminya. Peristiwa tragis yang dialami ibu rumah tangga (IRT) itu terjadi di Jalan Bandar Labuhan, Dusun III Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Senin kemarin.
Keterangan diperoleh, dari hasil pengungkapan kepolisian, Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK didampingi Kasat Reskrim Kompol I Kadek Hery Cahyadi SIK, menyebutkan motif pembacokan yang dilakukan oleh tersangka Sumaryono mantan suami korban karena sakit hati.
“Tersangka sakit hati karena diceraikan oleh korban, hingga berujung dendam dan nekat membacok korban dengan niat membunuh korban menggunakan sebilah parang yang sudah diamankan sebagai barang bukti tindakan pidana. Tersangka membacok korban sebanyak delapan kali,” ucap Kapolresta.
Dijelaskan lagi, usai ditangkap, tersangka telah dijebloskan petugas ke dalam sel.
Kapolresta menambahkan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan dengan kerja keras tim yang terus mencari tempat persembunyian tersangka dan berhasil ditangkap saat bersembunyi di perkebunan.
“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka di ancam hukuman maksimal 14 tahun penjara,” ujar Kapolresta.
Dibacok Saat Pulang dari Pajak
Diberitakan sebelumnya, Dewi Dahliana (50) tiba-tiba mendapat serangan pembacokan dari mantan suaminya. Nyawa ibu rumah tangga itu terselamatkan berkat masyarakat. Peristiwa tragis itu terjadi di Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang.
Keterangan berhasil dihimpun wartawan, aksi pembacokan itu terjadi pada Senin pagi (19/9/2022) pukul 09.00 WIB di tepi jalan dekat Lapangan Peston, Dusun III Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.
Peristiwa berawal saat korban pulang belanja menuju rumahnya di Gang Sopoyono Dusun I, Desa Bandar Labuhan, dengan mengendari sepeda motor. Saat korban tiba di tempat kejadian, korban diberhentikan oleh pelaku yang datang dari arah belakang dengan mengendarai sepeda motor juga.
Usai memberhentikan kendaraan korban, pelaku langsung turun dari sepwda motornya. Dan tanpa kata apapun, pelaku langsung membacoki korban dengan menggunakan sebilah parang.
Mendapat serangan tiba-tiba dari mantan suaminya, korban sempat berteriak minta tolong. Sehingga beberapa warga mendatangi ke arah korban dan saat itu juga pelaku langsung melarikan diri ke arah belakang sekolah SMA Bukit Barisan yang tak jauh dari tempat kejadian.
Dalam keadaan terluka, korban kemudian pergi dengan mengendari motornya menuju ke kantor Desa Bandar Labuhan. Sesampainya di kantor desa, korban lalu meminta pertolongan kepada petugas yang berada di kantor desa tersebut.
Selanjutnya korban dilarikan ke rumah sakit untuk ditangani pihak medis. (*)
Reporter: Aswar
Editor: Maranatha Tobing












