POSMETROMEDAN.com- Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Syahrul M. Pasaribu, meresmikan turnamen sepakbola Syahrul Cup 1 di Lapangan Kelurahan Sayurmatinggi, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (30/7/2022).
Turnamen yang digulirkan sejak Kamis (22/7/2022) sampai Selasa (16/8/2022) ini diikuti 18 tim dari desa, kelurahan dan pondok pesantren se Kecamatan Sayurmatiggi.
Kegiatan itu, digelar dalam rangka menyahuti permintaan masyarakat untuk memeriahkan HUT RI ke-77. Peresmian turnamen ini diikuti dan disaksikan seribuan warga.
Selain Syahrul Pasaribu, turut hadir anggota DPRD Tapsel dari Partai Golkar Edison Rambe.
Dimana, pada laga antara Pesantren Roudhatul Khoiriah VS Mondang FC (6-0) dan Tolang Jae FC VS Bulu Gading FC (2-0).
“Terlaksananya kegiatan ini diawali dari acara temu kangen saya, dengan sejumlah tokoh masyarakat dan Ketua PK Golkar Sayurmatinggi, adinda Arli sebulan yang lalu. Pembicaraan kami normatif dan yang ringan-ringan saja. Saat itulah mereka utarakan keinginan menggelar turnamen memeriahkan HUT kemerdekaan bangsa kita,” terangnya.
Syahrul tentu memahami, keinginan dari masyarakat itu, apalagi selama dua tahun terakhir ini, akibat Pandemi Covid-19, kegiatan berupa keramaian dilarang.
Saat ini, Pandemi Covid-19 relatif melandai dan kegiatan bersifat keramaian telah diperbolehkan, dengan syarat tetap utamakan Protokol Kesehatan.
“Peringatan HUT RI ke-77 ini mejadi momentum bagi masyarakat meluahkan keinginan menggelar berbagai kegiatan lomba,” terangnya.
Kepada seluruh masyarakat, Syahrul juga berpesan, agar mematuhi anjuran pemerintah dalam penanggulangan covid-19, seperti vaksin ketiga atau boster agar diikuti dengan baik.
“Sukseskan program pemerintah agar Indonesia pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat, dan bersatu lebih sehat,” pesan Bupati Tapsel periode 2010-2015 dan 2016-2021 yang terkenal merakyat ini.
Diharapnya, melalui Turnamen Syahrul Cup 1 Sayurmatinggi ini, bisa menjadi bagian dari upaya menggiatkan kembali olahraga di tengah masyarakat. Sehingga tercipta masyarakat yang sehat, tersalurkan bakat dan minatnya serta diharapkan dapat melahirkan atlit sepakbola berprestasi.
Diutarakan, dua periode Tapsel memimpin Tapsel, ada 11 lapangan di sebelas kecamatan yang telah dibangun, termasuk tribun dan fasilitas lainnya. Semua tanah lapangan itu merupakan hibah dari masyarakat kepada pemerintah saat itu.
“Kita berharap masyarakat memanfaatkan lapangan itu,” ucapnya seraya menerangkan, awalnya lapangan itu diperuntukkan bagi pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten. Tetapi sudah dirancang sejak awal, yaitu sesudah MTQ selesai, hari-hari berikutnya bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat seperti acara keagamaan, seni budaya dan olahraga.
“Berbicara pembangunan, biarlah rakyat dan bumi Tapsel yang menilai dan menjadi saksi. Paling penting jaga persatuan dan kesatuan serta terus perkuat silaturrahmi. Ingat, jangan mau dipecah belah. Hindari politik devide et impera yang diterapkan penjajah dulu,” pesan tokoh masyarakat Sumatera Utara ini.
Kepada 18 tim peserta turnamen, Syahrul minta agar bertanding dengan sportif dan jangan ada perkelahian.
“Kepada Muspika, mohon bantu panitia dalam menyukseskan turnamen ini,” pintanya.
Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Syahrul Cup 1 Sayurmatiggi, Kurniawan Nasution, berterimakasih kepada Syahrul Pasaribu yang bersedia menggelar turnamen ini.
“Telah lama turnamen ini kita impikan dan pak Syahrul berkenan mewujudkannya,” kata Kurniawan.
Kepada semua yang hadir, Kurniawan mengaku kagum dengan Syahrul Pasaribu, sosok putra bangsa yang berjiwa besar dan memahami rakyat. Bahkan, meski tidak Bupati lagi, tetap saja peduli terhadap rakyat dan pembangunan.
Anggota DPRD Tapsel dari Golkar, Edison Rambe, juga berterimakasih dan mengapresiasi Syahrul Pasaribu yang bersedia menyahuti keinginan masyarakat menggelar turnamen sepakbola dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77 ini.
“Memang betullah pak Syahrul ini Bapak Pembangunan Tapanuli Selatan. Faham dan sangat mengerti keinginan masyarakat. Mengabdi tanpa batas, meski sudah ‘pensiunpun’ tetap peduli dan berpikir untuk memajukan pembangunan daerah yang pernah ia pimpin,” tutupnya. (*)
Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing












