DPRD Minta Dinsos Medan Akurat Berikan Data Kemiskinan

oleh
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, T. Bahrumsyah, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sosial (Dinsos) jujur soal data kemiskinan. Permintaan itu disampaikan saat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota Medan TA 2021, Senin (20/6). (Budi Hariadi/Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – DPRD Kota Medan melalui Wakil Ketuanya, T. Bahrumsyah, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sosial (Dinsos) untuk jujur soal data kemiskinan di Kota Medan. Pasalnya, data yang disampaikan sangat jauh berbeda dengan kondisi di lapangan.

Permintaan itu disampaikannya kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Medan dalam pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota Medan TA 2021, Senin (20/6).

Dalam buku laporan yang disampaikan ke DPRD, kata Bahrumsyah, tercatat tingkat kemiskinan Kota Medan sebanyak 200 ribu jiwa lebih atau 8 persen.

Data Dinas Dinsos, kata Bahrumsyah,  warga miskin yang masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tercatat sekitar 700 ribu lebih atau 28 persen.

Apalagi, sambung Bahrumsyah, 42 kelurahan di Kota Medan, mayoritas berada di wilayah utara masuk kategori miskin.

BACA JUGA..  Solidaritas Lintas Provinsi, Rico Waas Serahkan Hibah Rp50 Miliar Bantu Pemulihan Aceh Tamiang

“Ini sepertinya data copy paste. Jangan malu kita mengakui kondisi sebenarnya,” katanya.

Persoalan data ini, tambah Ketua DPD PAN Kota Medan itu terkait erat dengan penganggaran dan program yang akan di laksanakan. Apalagi, Pemko Medan telah mengeluarkan Perda Nomor 5 tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan.

Perda ini, lanjut Bahrumsyah, sebagai proteksi bagi Pemerintah Kota dalam pengentasan kemiskinan di Kota Medan, baik dalam penyusunan program maupun penganggaran. “Bahkan, di dalam Perda jelas di nyatakan Pemko Medan wajib menyisihkan sebesar 10% PAD-nya untuk penanggulangan kemiskinan,” sebutnya.

BACA JUGA..  Dua Penghargaan Nasional Sambut Peringatan Hari Otda ke-30, Rico Waas Apresiasi Kinerja ASN Pemko Medan

Bahrumsyah berharap, data yang disampaikan tidak hanya di atas kertas saja, tetapi harus real sesuai dengan fakta di lapangan. Sehingga program yang dicanangkan dapat berjalan maksimal dan anggaran yang dikeluarkan tepat sasaran. (*)

Reporter: Budi Hariadi
Editor: Maranatha Tobing