Dekranasda Deliserdang Gelar Festival Kreasi Motif Tahun 2021

oleh -98 views

POSMETROMEDAN.com – Dekranasda Kabupaten Deliserdang menggelar Festival Kreasi Motif Tahun 2021, bertempat di Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD), Jalan Raya Medan-Lubuk Pakam, KM 21 Desa Tanjung Morawa-B,Kecamatan Tanjung Morawa, Kamis (14/10/2021).

Hadir pada acara tersebut, Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Wakil Bupati HM A Yusuf Siregar, Sekdakab Darwin Zein S.Sos, hadir juga Ketua Dekranasda Deliserdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan, Ketua GOPTKI Ny Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar, Ketua Dharmawanita Persatuan Ny Herawati Darwin Zein, Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Sumatera Utara yang diwakili Direktur Poltak Sitanggang, Direktur Utama Bank Sumut yang diwakili Pimpinan Divisi Budi Anshari, para Pimpinan OPD, para Camat, serta para Pimpinan Instansi lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati H Ashari Tambunan mengatakan Negara Republik Indonesia memiliki potret budaya yang multikultural dan karena itulah kita menjadi bangsa yang besar. Jika ditelusuri bersama, batik yang menjadi world-heritage bukan hanya sekedar dilihat dari kainnya, melainkan melalui teknik dan proses pembuatannya. Batik indonesia memiliki beragam motif dengan esensi filosofi, desain yang menarik, dan nilai seni yang sangat tinggi, mengikuti perubahan zaman saat ini.

BACA JUGA..  PWRI Langkat di Lantik, Siap Bersinergi Bersama Pemerintah

Dikatakannya, Sikap keterbukaan Bangsa Indonesia telah banyak menyerap unsur-unsur kebudayaan luar sehingga terjadi transformasi pada gaya masyarakat kita. Namun kita harus tetap mempertahankan seni budaya sebagai warisan dan identitas budaya indonesia yang harus di hargai dan dijunjung tinggi. Untuk itu kita patut berbangga memiliki kreasi motif batik daerah kita yang akan ditampilkan.

Festival kreasi motif Deliserdang yang kita selenggarakan hari ini, lanjut Bupati, merupakan pertunjukkan untuk memperkenalkan, menggambarkan kekhasan budaya Deliserdang dan menjadi media dalam membangun animo masyarakat untuk mengenali, memahami dan mencintai warisan budaya yang sarat akan nilai-nilai kearifan lokal, serta membangkitkan gerakan ekonomi kerakyatan melalui kreatifitas dalam menciptakan produk-produk ekonomi kreatif.

BACA JUGA..  Jalan di Desa Liang Melas Datas Memprihatinkan, Tahun 2022 Ditingkatkan

“Momentum ini sangat berharga bagi kita untuk terus melestarikan warisan budaya, karenanya mari kita berjuang bersama memajukan batik deli serdang dengan memakai produk-produk buatan umkm dan kita tanamkan dalam diri bahwa batik itu keren,”ucapnya.

Bupati Deliserdang mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berperan penting dalam mewujudkan modernisasi masyarakat batik, baik sebagai pengrajin, desainer maupun pengguna. “Melalui festival ini, saya berharap kedepannya agar terus berkarya dalam rangka menumbuhkembangkan budaya batik Deli Serdang, sehingga selain dapat menambah kekayaan dan keragaman kebudayaan, juga dapat memberdayakan perekonomian masyarakat,” katanya.

Sebelumnya Ketua Dekranasda Deliserdang Ny Hj Yunita Ashari Tambunan pada laporannya menjelaskan, tujuan penyelenggaraan kegiatan Festival Kreasi Motif Deli Serdang Tahun 2021 dimaksudkan untuk memperkenalkan dan mempromosikan batik dan tenun hasil kerajinan para pelaku UKM Kabupaten Deliserdang.

BACA JUGA..  Kota Mandiri Bekala Lokasinya Strategis Dekat Kampus II USU

“Semoga dengan diadakannya kegiatan Festival Kreasi Motif Deli Serdang Tahun 2021 ini dapat bermanfaat dan memberikan konstribusi bagi kita semua khususnya masyarakat Deli Serdang,” harapnya.

Dalam kegiatan itu, juga ditampilkan berbagai motif batik Deliserdang yang diikuti 7 pengrajin Deliserdang. Informasi yang dihimpun tujuh pengrajin tersebut yakni Rahmawati yang mempunyai produk nama Liza Mangrove, Evi Amroeni dengan nama produk Langgam Batik dan Sovenir, Nurwahidah dengan nama Raki Tenun, Zuliana dengan nama Ana Ruby Moda, Ali Ikhsan Batubara dengan nama Tenun Bona Jaya, Irfania Ramadhani Lubis dengan nama Ir & Ir Songket Deli serta Waritri Mumpuni dengan nama Sanggar Seni Pendopo. Setelah produk dipamerkan langsung oleh model kemudian produk pun di lelang. (asw)

EPAPER