Pemko Diminta Kelola Sampah jadi Bermanfaat

oleh -109 views

POSMETROMEDAN.com – Pemko Medan diminta kelola sampah jadi bermanfaat. Hal itu disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan dari Fraksi Partai Golkar M Rizki Nugraha SE.

Katanya, saat ini Pemerintah Kota (Pemko) tengah giat-giatnya mengolah sampah agar bernilai ekonomis.

Namun begitu pihaknya juga mendorong agar Pemko Medan membuat pelatihan agar sampah yang awalnya suatu hal yang sangat menjijikkan itu bisa bermanfaat dan menguntungkan masyarakat.

Hal ini dikatakan Rizki Nugraha SE saat melaksanakan Sosialisasi ke IX tahun 2021 Peraturan Daerah (Perda)  No 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Kompleks Asia Mega Mas Lingkungan IV, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, Sabtu (25/9).

BACA JUGA..  Wujudkan Janji Kampanye Medan Bersih

“Sampah juga bisa kita andalkan sebagai sumber penghasilan sampingan, bagaimana caranya kita serahkan kepada Pemko Medan, untuk itu kita akan coba menggedor dinas-dinas terkait, melakukan pembinaan terhadap masyarakat agar bisa memanfaatkan sampah menjadi nilai ekomis.

Dalam kesempatan itu Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Medan ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, sebab sampah yang dibuang sembarangan itu bisa menimbulkan penyakit.

Legislator yang duduk di Komisi IV ini mendorong agar Pemko Medan segera membuat bak-bak sampah sehingga masyarakat tahu membuang sampah rumah tangganya dimana.

“Kita juga mendorong Pemko Medan untuk segera menambah armada pengangkut sampah, kalau memungkinkan melalui sistem sewa guna memperkecil anggaran,” ungkap Rizki.

BACA JUGA..  Resmikan E-Parking di 22 Titik di Kota Medan, Bobby Minta PAD Ditingkatkan

Dalam sesi tanya jawab, Dedek  warga Lingkungan I5 Daerah Pinggir Rel Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, mengeluhkan sampah di pemukimannya yang tidak pernah diangkat.

Sampah di kawasan pemukiman saya (Daerah Pinggir Rel) tidak pernah diangkat, untuk mengatasi agar tidak sampai menggung, warga disana berinisip untuk membakarnya, tolonglah kami pak, bagaimana caranya agar sampah-sampah tersebut bisa diangkut,”keluh Dedek

Sedang Nanang mengeluh tentang lokasi bak sampah. “Bagaimana akan meletakkan bak sampah pak, sementara kami tidak punya lahan, adapun lahan ini milik Asia Mega Mas,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Camat Diminta Tanggungjawab Bawa Warga ke Isoter Pemko

Menjawab keluhan Dedek, M. Rizki Nugraha mengatakan pihaknya agak berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan, sebab saat ini pengelolaan persampahan sudah dilimpahkan ke kecamatan.

Sedangkan menjawab keluhan Nanang tentang lokasi penempatan bak sampah, Rizki pun mengakui yang menjadi kendala saat ini adalah lokasi penempatan bak sampah.

Namun demikian kata Rizki pihaknya akan berkoordinasi kepada pihak pengelolaan Asia Mega Mas agar dapat meminjampakaikan lahannya yang tidak terpakai sebagai lokasi semetara bak sampah.

Untuk diketahui Perda Nomor 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan terdiri dari 18 Bab dan 32 pasal yang didalamnya juga terdapat sanksi pidana dan denda. (bdh/ali)

EPAPER