Laboratorium Pelaksana PCR  Sweb Test Covid 19 Diminta Ditertibkan

oleh -162 views

POSMETROMEDAN.com – Laboratorium pelaksana PCR (Polymerase Chain Reaction) swab test Covid-19 diminta ditertibkan oleh Dinas Kesehatan Kota Medan.

Menurut Fraksi NasDem DPRD Medan, tindakan pengawasan dan monitoring perlu dilakukan guna menghindari kekacauan data agar lebih tertib dan seragam sesuai peraturan yang berlaku.

Penekanan itu disampaikan Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan Afif Abdillah saat penyampaian Pendapat akhir P APBD Pemko Medan TA 2021 di ruang paripurna  gedung dewan, Selasa (28/9). Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE daan dihadiri Walikota Medan Bobby Afif Nasution.

Disampaikan, adanya laboratorium yang berpraktek tidak melalui pengawasan Dinkes dikuatirkan data sebenarnya penderita Covid 19 tidak akurat. “Dan tentu itu sudah melanggara ketentuan,” sebut Afif Abdillah.

BACA JUGA..  Walikota Didorong Fokus Penanggulangan Warga Miskin

Masih terkait masalah Kesehatan, Afif Abdillah menyebut bahwa Fraksinya merekomendasikan agar dilakukan perubahan jenis bantuan BPJS Kesehatan PBI ke Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Hal itu agar bantuan BPJS gratis lebih banyak diberikan ke masyarakat.

“Rekomendasi kita seiring visi misi Walikota Medan Tahun 2021-2024 dalam melaksanakan Universal Helth Coverage (UHC) di Kota Medan.

Selain itu, Afif Abdillah minta Dinkes Kota Medan supaya bermohon kepada BPJS Kesehatan agar ada pemutihan paling tidak dispensasi pengurangan bayar bagi peserta yang menunggak iuran BPJS Kesehatan mandiri. Hal itu seiring dengan akan penambahan 100.000 peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi warga kurang mampu di Medan.

BACA JUGA..  Tahun 2022 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bakal Buat Koleksi Digital

Terkait keberadaan Rumah Sakit Medan Labuhan yang pembangunan nya sejak Tahun 2018 namun hingga saat ini belum beroperasi, Afif Abdillah minta Dinkes supaya segera mengoperasikannya. “Kami berharap RS Labuhan dapat beroperasi akhir tahun ini. Sekaligus mengantisipasi lonjakan kembali Covid 19,” tandas Afif.

Masalah pendidikan, Fraksi NasDem juga menyoroti mutu pendidikan yang jauh dibawah harapan. Untuk itu, segala bentuk bantuan kesejahteraan guru kepada honor dan PNS supaya diprioritaskan. “Bahkan kalau bisa ditingkatkan lagi untuk kesejahteraan guru agar proses mengajar berjalan lebih baik,” pinta Afif Abdillah.

BACA JUGA..  Pemko Medan Raih Penghargaan APE

Diketahui, Diketahui, struktur perubahan APBD TA 2021 sebagaimana yang dilaporkan oleh Pemerintah Kota Medan adalah; Pendapatan daerah Rp5.208.964.175.119,00. Belanja daerah yakni Rp5.731.395.062.275,00 dan Pembiayaan penerimaan
Rp622.430.887.156, 00 serta Pembiayaan pengeluaran Rp100.000.000.000, Pembiayaan netto Rp522.430.887.156, 00.

Diakhir penyampaian pendapat akhir Fraksi NasDem, Afif Afdillah menyebut menerima dan menyetujui Ranperda menjadi Perda P APBD Pemko Medan TA 2021. (bdh/ali)

EPAPER