Atasi Warga Terkendala Ikuti Vaksinasi, Disdukcapil Medan Bantu Urus NIK 

oleh -103 views

POSMETROMEDAN.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan membantu warga di lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan, dan panti asuhan untuk warga yang terkendala mengikuti vaksinasi Covid-19 karena masalah Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Dalam dua minggu ini kami melakukan pelayanan keliling di tempat seperti lembaga pemasyarakatan (LP) anak, LP perempuan, rutan, panti sosial untuk memberikan pelayanan keliling khususnya untuk mengetahui NIK dari binaan-binaan yang ada di sana,” ujar Kepala Disdukcapil Kota Medan Zulkarnain Lubis, kemarin (19/8).
Dari pengalaman pelayanan adminduk yang dilakukan selama ini, Zulkarnain bilang, kebanyakan warga yang mengaku belum mempunyai NIK sebenarnya sudah memilikinya. Dalam hal ini, Disdukcapil dapat memeriksa data base untuk mencari NIK warga itu.

“Informasi bahwa seseorang itu tidak punya NIK, itu hanya informasi awal. Belum tentu dia tidak punya NIK. Bisa saja dia sudah punya NIK, tetapi dokumennya hilang. Ataupun memang dokumennya bukan dokumen pencatatan kependudukan kota Medan, jadi mungkin dia dari luar kota Medan dibilang belum punya NIK, padahal sudah ada tapi diterbitkan oleh Disdukcapil di luar kota Medan,” jelasnya.

BACA JUGA..  2.277 Calon PPPK Pemko Medan Ikuti Ujian

Sementara itu, untuk warga yang tidak memiliki NIK, bisa langsung diproses untuk dibuatkan KTP dan kartu keluarga (KK).

Ia menegaskan, jika ada suatu kelompok yang mengetahui orang yang berdomisili di Kota Medan dan mengaku belum punya NIK, Disdukcapil Medan siap memfasilitasi.

“Kalau memang belum punya NIK tapi berdomisili di Kota Medan, cukup mengurus surat domisili dari kelurahan,” katanya.

BACA JUGA..  Plt Kabag Sumda Polrestabes Medan Cek Vaksin Pertama di PRSU

Untuk warga yang tidak mempunyai tempat tinggal, biasanya harus diurus terlebih dahulu oleh Dinas Sosial, lalu Disdukcapil bekerja sama untuk memberikan NIK-nya.

“Ditentukan dulu tempat tinggal atau domisilinya. Karena disdukcapil tidak bisa bekerja sendiri, ada institusi lain,” tandasnya. (ali)

EPAPER