Tambang Emas Martabe Dukung Peningkatan Kemampuan Petugas Damkar di Tapsel

oleh -68 views
Para personel Pemadam Kebakaran di Tapanuli Selatan tengah mengikuti pelatihan dasar pemadam kebakaran yang digagas oleh PTAR di gedung ampiteater Sopo Daganak, Senin (24/5). (PTAR for Posmetro)

POSMETROMEDAN.com – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe mendukung pelatihan dasar lanjutan bagi personel Pemadam Kebakaran di Tapanuli Selatan.

Pelatihan yang digelar sejak tanggal 24 Mei hingga 29 Mei 2021 tersebut diberikan kepada 42 personel Pemadam Kebakaran dari Sektor Batangtoru, Sektor Sipirok, dan Sektor Batang Angkola yang terbagi dalam dua batch di gedung ampiteater Sopo Daganak, Batangtoru, Tapanuli Selatan.

PTAR menggandeng fasilitator lembaga pelatihan dan mentor yang berpengalaman, Trust One Indonesia, dalam rangka meningkatkan keterampilan serta kemampuan dasar (basic skill training) masing-masing personel.

Rahmat Lubis, General Manager Operations PTAR menyatakan program pelatihan ini terwujud atas kerjasama PTAR dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan.

“Pelatihan dasar ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi seluruh tim Pemadam Kebakaran di ketiga sektor di Tapanuli Selatan dan meningkatkan pentingnya kesadaran akan keselamatan dan sikap tanggap terhadap bahaya bagi masyarakat sekitar Tambang Emas Martabe,” kata Rahmat dalam sambutannya saat membuka secara resmi acara pelatihan, Senin (24/5).

Menurut Rahmat, selain pelatihan dasar, para personel Pemadam Kebakaran juga perlu melakukan latihan simulasi (drill) secara rutin dan juga disiplin karena respon penyelamatan perlu latihan rutin agar kesigapan & kesiagaan terjaga.

BACA JUGA..  Peluang Tapsel Raih Kabupaten Layak Anak

Sebelumnya PTAR telah membantu 1 unit truk Pemadam Kebakaran di tahun 2016 untuk sektor Batangtoru ditambah beberapa perlengkapan di tahun 2020 seperti baju tahan api, selang dan lainnya untuk membantu sektor Batangtoru dalam siaga bencana kebakaran.

“Sebuah kebanggaan mendapatkan amanah sebagai tim Pemadam Kebakaran yang selalu diharapkan kehadirannya dalam membantu masyarakat saat terjadi musibah/ bencana, jadi mohon dijaga amanah dan tanggungjawab ini sebaik-baiknya,” kata Rahmat.

Terpisah, Senior Manager Community Relations Pramana Triwahjudi menyatakan program pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pengelolaan Lingkungan Kehidupan Masyarakat yang diwujudkan melalui Program Pengurangan Resiko Bencana. Target dari pelatihan ini menurut Pramana adalah meningkatkan sejumlah keterampilan dari masing-masing personil pemadam kebakaran.

Yakni keterampilan tentang penggunaan alat pemadam api ringan (APR), keterampilan penggunaan peralatan pada unit mobil pemadam, keterampilan tentang pertolongan penderita gawat darurat, ketrampilan tentang prosedur pemakaian dan penggunaan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), keterampilan berkomunikasi dalam keadaan darurat, keterampilan perawatan pemadam kebakaran serta terbentuknya sikap disiplin, fisik, mental personel Damkar.

“Dari pelatihan ini diharapkan meningkatnya profesionalisme serta sikap disiplin personel Damkar dalam merespons situasi darurat serta dalam menjalankan tugas,” kata Pramana.

Sementara itu materi yang disampaikan dalam pelatihan dasar ini adalah Perilaku Api, Pengetahuan tentang Alat Pemadam Api, Perawatan Mesin Darurat, Alat Pelindung Pernafasan (Breathing Apparatus), Proteksi Kebakaran Pada Bangunan, Managemen Keselamatan Pada Kebakaran Gedung, Keselamatan Petugas, Pembinaan Fisik (Fire Fighter Fitness Drill), Tali Temali dalam Penyelamatan, Komunikasi (Incident Commander), Teknik Perawatan Unit Damkar dan Peralatan Pemadam Kebakaran serta Evaluasi Pelajaran.

BACA JUGA..  Edy Rahmayadi : Kerja Standar Saja Tidak Cukup

Sementara itu Sekretaris Daerah Pemkab Tapanuli Selatan, Parulian Nasution mewakili Pemkab Tapanuli Selatan menyatakan apresiasi dan terima kasih tak terhingga kepada PTAR yang telah menginisiasi kerjasama dalam melakukan basic training atau pelatihan dasar kepada para personel Pemadam Kebakaran di Tapanuli Selatan ini.

“Semoga kegiatan ini terus terbangun sehingga arah profesionalisme serta etos kerja yang militan dan lebih membaja akan terus mengalir di tubuh para abdi masyarakat. Dan kami berharap tak hanya hari ini tapi bisa berkelanjutan pelatihan di berbagai bidang,” kata Parulian.

“Atas nama Pemda Daerah di balik apresiasi ini, kami juga berterima kasih kepada PTAR yang telah banyak membantu Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pelayanan masyarakat, yang banyak ditopang oleh PTAR,” tandas Parulian.

➡️ Sekilas Tambang Emas Martabe

Tambang Emas Martabe dikelola dan dioperasikan oleh PT Agincourt Resources. Wilayah tambang mencakup area 30 km² yang berada dalam Kontrak Karya (KK) generasi keenam dengan total luas wilayah 1.303 km². Tambang Emas Martabe terletak di sisi barat pulau Sumatera, Kecamatan Batang Toru, Provinsi Sumatera Utara.

BACA JUGA..  UAS Sebut Sumut Contoh Membangun Kebhinekaan

Tambang Emas Martabe mulai berproduksi penuh pada 24 Juli 2012 dan memiliki basis sumber daya per tanggal 30 Juni 2020 adalah 7,6 juta ounce emas dan 66 juta ounce perak. Kapasitas operasi Tambang Emas Martabe adalah lebih dari 6 juta ton bijih per tahun untuk memproduksi lebih dari 300.000 ounce emas dan 2-3 juta ounce perak per tahun. PT Agincourt Resources melibatkan lebih dari 3.000 karyawan dan kontraktor, sekitar 99% di antaranya adalah warga negara Indonesia, dan lebih dari 70% berasal dari desa setempat.

PT Danusa Tambang Nusantara (PTDTN), adalah pemegang saham 95% dari PT Agincourt Resources. PTDTN merupakan anak usaha dari PT United Tractors Tbk. 60% dan PT Pamapersada Nusantara 40%, sekaligus merupakan bagian dari grup usaha PT Astra International Tbk. Kepemilikan saham 5% dimiliki  Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Provinsi Sumatera Utara. (ril/tob)

EPAPER