Puluhan Makam Hanyut di Tanjung Morawa

oleh
CARI : Seorang warga mencari makam-makam yang telah hilang terbawa arus sungai.(ASWAR/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Warga Desa Dalu Sepuluh-B, Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang mengaku resah.

Sebab puluhan kuburan yang ada di tanah wakaf Dusun 1, Desa Dalu Sepuluh-B, tepatnya di pinggiran sungai XII hanyut terbawa arus akibat abrasi di tepian sungai.

Warga menyebut, sedikitnya sudah 50 makam yang hilang karena abrasi tanah dan hanyut dibawa banjir.

BACA JUGA..  Bupati Langkat Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemkab di HUT ke-61 Yonif 100/PS

Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Deliserdang dapat membangun bronjong atau dinding penahan abrasi sungai XII agar tidak ada lagi makam yang hanyut.

Kepala Desa Dalu Sepuluh-B, Wantoro, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya sudah berulang kali melaporkan hal ini ke pihak dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Deliserdang agar dibantu perbaikan dinding sungai agar tidak abrasi dan menggerus makam warga yang ada.

BACA JUGA..  Pimpinan DPRD Deli Serdang Sayangkan Bupati Absen di Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Presiden Dalam HUT ke-81 RI

“Memang sudah banyak makam lama yang hanyut dan ini juga dikeluhkan oleh warga  setempat, kasian warga kalau sampai ada makam yang hanyut lagi. Kalau dana desa tidak akan sanggup membuat tahanan dinding sungai itu ,angaran kita sangat terbatas,” ucapnya.

Sementara itu, terkait dengan kejadian ini, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Deliserdang Jansu Sipahutar mengaku pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi dimaksud.

BACA JUGA..  Bobby Nasution Lepas 1.179 Pramuka Sumut ke Jamnas XII

“Sudah. Kita sedang mempersiapkan laporannya untuk upaya tindak lanjut,” singkatnya, Rabu (31/3/2021).(asw)