MANDIRI SYARIAH

7 Pria Gilir ABG hingga Hamil, 2 Tertangkap, 5 Kabur

oleh -937 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Dua dari 7 tersangka cabul terhadap korban anak dibawah umur hingga hamil, diamankan Tekab PPA (Perlindungan Anak dan Perempuan) Sat Reskrim Polresta Deliserdang, di dua lokasi dan waktu yang berbeda.

Kedua tersangka yang diamankan berinisial MR warga Deliserdang dan AL (23) warga Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deliserdang. Selanjutnya 5 orang tersangka lainnya yang juga warga sekampung dengan korban, disebutkan sudah kabur meninggalkan desanya, hingga kini masih diburon.

BACA JUGA..  Lantik Enam Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020, Gubernur Sumut : Kenali Persoalan dan Potensi Wilayah Masing-Masing

Hal itu diungkapkan Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, melalui Kasat Reskrim Kompol M Firdaus SIK, Kamis (21/1/2021) siang, di Mapolresta Deliserdang. Kedua tersangka diamankan berdasarkan pengaduan orangtua korban, Senin (27/7/2020) di Mapolresta Deliserdang.

MR diamankan Sabtu (22/8/2020), sehingga berkas perkaranya sudah menjalani pemeriksaan di Pengadilan Negeri Lubukpakam. Selanjutnya tersangka AL diamankan, Selasa (19/1/2021) pukul 22.00 WIB, di depan salah satu grosir di Galang.

BACA JUGA..  Pembunuh 2 Cewek Belawan Ternyata Aipda Roni

Dalam pengaduan orangtua korban, sebelumnya disebutkan kejadian itu berawal ketika mengetahui bentuk tubuh korban sebut saja namanya Bunga (15) sudah agak berbeda. Curiga melihat bentuk tubuhnya, korban dibawa periksa medis dan dinyatakan bahwa korban sudah hamil.

Setelah didesak, korban mengaku perbuatan cabul itu dilakukan 7 orang pria secara bergantian di salah satu gubuk di Desa Bandar Dolok Kecamatan Pagarmerbau pada April 2020 lalu. Tekab yang melakukan penyelidikan selanjutnya mengamankan tersangka MR, namun 6 tersangka lainnya kabur meninggalkan desanya.

BACA JUGA..  Sesi Kedua Lantik 5 Kepala Daerah, Gubsu : Laksanakan Amanah Dengan Baik

Mengetahui tersangka AL berada di Galang, Polisi langsung meringkusnya. Kini tersangka AL masih menjalani pemeriksaan yang dijerat melanggar pasal 82 UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, sedang 5 tersangka lainnya hingga kini masih diburon. (asw)