Ricuh, Pria Misterius Lempari Massa dari Atas Gedung

oleh -67 views

POSMETROMEDAN.com – Aksi massa mahasiswa dan pelajar menolak pengesahan RUU Cipta Kerja (Ciptaker) berlangsung ricuh, Kamis (8/10/2020). Bentrok antar massa dan polisi pengaman Gedung DPRD Medan dan Sumut pecah. Massa dipukul mundur dengan water canon dan gas air mata, sementara pendemo melempari dengan batu.

Di tengah-tengah aksi tersebut, beredar satu video mengejutkan. Saat salah satu pendemo berhasil merekam aksi diduga polisi memprovokasi massa dari atas gedung DPRD Medan, dengan melempari batu.

Tak hanya sekali, terlihat beberapa kali batu-batu melayang dari atas ke bawah, tempat massa berkumpul di seputaran Jalan Raden Saleh dan Jalan Imam Bonjol.

Soal ini, Kapolrestabes Kombes Pol Riko Sunarko membantah bahwa anggotanya melakukan hal tersebut. Dia menyebut tidak ada polisi berjaga di atas gedung dewan.

BACA JUGA..  Libur Long Weekend Masyarakat Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

“Mana ada, masa anggota kita di atas gedung, mana ada,” tegasnya saat ikut mengamankan lokasi aksi di depan Gedung DPRD Sumut.

Riko pun menolak jika aksi Tolak RUU Ciptaker di Medan berlangsung ricuh.

“Tidak ada yang rusuh, semuanya terkendali. Ada masyarakat yang anarkis betul, tapi semuanya terkendali,” jelasnya.

Dia mengakui pihaknya melakukan tindakan dengan membubarkan massa. “Tidak ada memukul, kita membubarkan kerumunan massa yang arah anarkis,” tegasnya.

Sementara itu, untuk menguak pria misterius terekam kamera warga melemparkan batu dari atas gedung DPRD Kota Medan, Ihwan Ritonga (Wakil Ketua DPRD Medan) memerintahkan pihak sekretariat mengecek rekaman kamera CCTV.

“Kita sudah perintahkan Sekwan supaya suruh cek siapa itu. Kalau memang itu bagian dari karyawan DPRD dan pegawai kita akan berikan sanksi. Itu kan merupakan provokator bagi orang-orang di situ. Kita akan sanksi tegas itu. Nanti akan ketahuan, apakah nanti CCTV naik ke atas itu siapa,” janji Ihwan.

BACA JUGA..  Buka Toko Online Fiktif, Anak Medan Ditangkap Poldasu Setelah Raup Ribuan Dolar

Dia menyayangkan pihak yang melakukan tindakan tersebut. Menurutnya, aksi melemparkan batu dari atas gedung DPRD Medan sangat membahayakan warga.

“Kita sangat menyayangkan itu. DPRD itu lembaga rakyat, lembaga terhormat. Kita akan tindak tegas kalau ketahuan,” ucapnya.

Sebelumnya, dalam video yang direkam warga terlihat ada orang yang berada di atas gedung. Mereka terlihat melemparkan batu ke arah massa yang berada di depan gedung DPRD Medan.

Perekam video, Siddiq mengatakan, peristiwa pelemparan ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Dia tak menjelaskan detail siapa pihak yang melemparkan batu dari atas gedung DPRD Medan itu.

BACA JUGA..  Jangan Ladeni Surat Gubsu Minta Dana

Siddiq mengatakan melihat ada tiga orang di atas gedung DPRD Medan saat peristiwa itu terjadi. Dia mengatakan tidak ada massa aksi yang terkena lemparan batu itu.

“Kalau kami lihat, ada tiga orang. Nggak (tidak ada yang terkena lemparan), hampir,” jelas Siddiq.

Seperti diketahui, ribuan massa mengepung gedung DPRD Sumut. Massa datang dari berbagai arah.

Polisi sempat memnyisir massa di berbagai gedung di kawasan tersebut, mulai dari Mal Paladium, Hotel Aryaduta, Gedung Pemko, dimana para massa yang mayoritas masih remaja berlarian. Mereka ditangkapi dan dibawa ke dalam Gedung DPRD Medan oleh aparat.(bbs/ras)