HUT NAGAN RAYA

Kabar Baik Datang dari Istana

oleh -96 views
BERBINCANG: Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana, beberapa waktu lalu.

POSMETROMEDAN.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemberian bantuan sosial (bansos) dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat pandemi COVID-19 dilanjutkan sampai tahun depan.

Kabar baik yang diputuskan Presiden Jokowi ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai sidang kabinet di Istana Negara Jakarta, Senin (7/9).

“Program lanjutan prioritas bansos ada empat,” kata Aiarlangga Hartarto usai mengikuti sidang kabinet paripurna terkait Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi untuk Penguatan Reformasi Tahun 2021 yang dipimpin Presiden Jokowi.

BACA JUGA..  E-Coaching Jam 2020 Tambang Emas Martabe Berbagi Pengetahuan Merancang Pertambangan Emas

Empat program bansos yang prioritas untuk dilanjutkan pada tahun depan antara lain berupa bansos tunai presiden terkait UMKM, bantuan untuk subsidi gaji yang akan dilanjutkan kuartal pertama tahun depan, kartu prakerja, serta bansos tunai dalam bentuk PKH dan sembako.

Berbagai program bansos itu diharapkan bisa menjaga daya beli masyarakat dalam situasi pandemi COVID-19. Sidang kabinet itu juga memutuskan program prioritas berupa pengadaan vaksin.

BACA JUGA..  Pangdam I/BB Tutup Dikmata TNI AD Gelombang I

Tahun ini pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp 3,8 triliun. Sedangkan tahun depan jauh lebih besar lagi.

“Pemerintah sudah menyiapkan dana Rp3,8 triliun (tahun ini-red), tahun depan multiyears Rp37 triliun,” jelas Airlangga.

Sejauh ini, sejumlah perusahaan sedang mempersiapkan rencana produksi vaksin dalam jumlah besar.

“Vaksin Merah Putih dipimpin Kemenristek bersama Lembaga Eijkman, Bio Farma telah melakukan kerja sama dengan Sinovac yang menyiapkan 290 juta, dan dari G-42 disiapkan 30 juta di tahun ini,” jelas Airlangga.

BACA JUGA..  Hujan 1 Jam Kota Medan Banjir Parah

Sementara itu, Kemenkes akan menyiapkan operasionalisasi vaksinasi yang diperkirakan bisa dimulai awal tahun depan dengan masuknya 30 juta vaksin akhir tahun ini.(ant/jpnn)