UNPRI Jalin Mou Dengan Unimed

oleh

MEDAN – Dalam upaya peningkatan kualitas Mutu Pendidikan, Pengabdian dan Penelian dosen, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) menjalin hubungan bekerjasama dengan Universitas Negeri Medan (Unimed).

Kerjasama tersebut ditandai dengan dilaksanakannya penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) oleh Rektor UNPRI. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M,Kes dan Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom di Gedung Serbaguna UNPRI, kemarin.

Selain kegiatan penandatanganan MoU antara UNIMED dan UNPRI, puluhan Dosen dan Kaprodi UNPRI juga mengikuti pelatihan pembelajaran kurikulum pendidikan tinggi dan PEKERTI/AA dengan pemateri Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, dan beberapa Guru Besar Unimed.

Hadir dalam Kegiatan tersebut Sekretaris Pelaksana LLDIKTI Wilayah I Sumut Dr. Mahriyuni M.Kes. Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Wakil Rektor IV Unimed Prof. Drs.Manihar Situmorang M.Sc., Ph.D, Ketua LP2AI Unimed Prof. Efendi Napitupulu beserta tim, Wakil Rektor I UNPRI Seno Aji, M. Eng Prac, Wakil Rektor II Dr. Ermi Girsang, M.Kes, Wakil Rektor III Said Rizal, MA., Wakil Rektor IV dr. Ali Napiah.,M.K.T., Ketua LPM UNPRI Abednego S Karosekali, M.P., Ka.Biro SDM UNPRI Marlince N.K. Nababan M.Kom., Para Dekan di Lingkungan UNPRI.

BACA JUGA..  Koordinator PWPM dan Diskominfo Medan Perkuat Sinergi, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Wartawan

Sekretaris Pelaksana LLDIKTI Dr. Mahriyuni M.Kes dalam sambutannya mengatakan, momentum penandatangan MoU ini memperkuat komitmen UNPRI sebagai sebuah Institusi untuk terus berkiprah, dan sama-sama berkarya nyata dalam memajukan kompetensi dosen.

Dia juga mengatakan, sebagai universitas swasta, UNPRI merupakan Universitas yang sehat ditandai dengan dari 35 program studi 25 sudah terkariditasi B dan lainnya dalam proses reakreditasi.

Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M. Pd, menginspirasi puluhan dosen UNPRI yang hadir dengan menjelaskan bagaimana meningkatkan mutu kualitas mahasiswa, lulusan, dosen, dan kurikulum pendidikan, salah satunya dengan memaparkan KKNI yang terintegrasi dengan era revolusi industri 4.0 .

BACA JUGA..  Bapenda Kota Medan Gandeng PWPM, Perkuat Informasi Pembangunan untuk Masyarakat

Syawal Gultom juga menyampaikan dosen merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran dan sebagai penentu kualitas mahasiswa.
Maka dari itu, kata Syawal, peningkatan kompetensi dan keterampilan dosen harus dilakukan. Perkembangan teknologi di era revolusi industry 4.0 saat ini, mendorong para pendidik meningkatkan kemampuan literasi data, literasi bahasa, penggunaan IT berbasis digital, dan harus dapat berkolaborasi dengan dunia kerja.

“Selain itu, perkuliahan harus dapat membentuk pekerti dan berbudi luhur sehingga melahirkan generasi-generasi terbaik yang dapat membangun masa depan bangsa. Inilah yang menjadi tanggung jawab sebuah perguruan tinggi.”katanya.
Rektor UNPRI dalam sambutannya menyampaikan pihaknya sangat mengapresiasi MoU tersebut.

Dikatakan rektor, implementasi dari Nota Kesepahaman ini dilaksanakannya kegiatan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Teknik Instruksiononal yang dilaksanakan dari tanggal 17-20 Mei 2019.

BACA JUGA..  Rico Waas Tegaskan Perang Melawan Judol

Kegiatan Pekerti ini diikuti oleh 50 dosen tetap yayasan, yang mana pembiayaan kegiatan ini sepenuhnya ditanggung oleh yayasan dan universitas.

” Ini sebagai tanda keseriusan UNPRI dalam peningkatan kompetensi dosen di UNPRI, terutama dalam menghadapi era disrupsi teknologi 4.0,”kata rektor.
Rektor berharap, dengan adanya kegiatan ini diminta komitmen para dosen dalam kualitas peningkatan teknik pengajaran, karena ini sebagai salah satu faktor peningkatan mutu UNPRI.

Sementara itu di tempat terpisah, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan Minggu (19/5) mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kerjasama yang dijalin dengan Unimed.

Menurut doktor muda ini, kerjasama ini sangat penting. Karena dari bentuk kerjasama yang dilakukan dapat saling meningkatkan dan mengembangkan kinerja pendidikan tinggi, dalam rangka memelihara, membina, memberdayakan, dan mengembangkan i1mu pengetahuan, teknologi, dan kesenian. (ril/ali)