POSMETRO MEDAN – Bupati Asri Ludin Tambunan tak mendukung Pendapatan Asli Daerah ) PAD, pasalnya Pemkab Deli Serdang mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk Penguatan Kapasitas yang diikuti oleh para ASN di Kabupaten Karo.
Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari satu malam dan berlangsung di Hotel Berastagi Cottage. Meski di Kabupaten Deli Serdang banyak terdapat hotel dan tempat yang bisa dipakai untuk kegiatan yang menghabiskan anggaran itu.
Informasi yang dihimpun kegiatan Bimtek dilaksanakan di Hotel Berastagi Cottage mulai dari 21-22 Mei. Selama ini Berastagi Cottage sudah lama dikenal sebagai hotel milik keluarga Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan.
Adapun agenda Bimtek berupa penguatan kapasitas Sekretaris dan Kasubag Program dalam Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah dan Dokumen Perencanaan Daerah sebagai langkah untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta memastikan seluruh proses perencanaan pembangunan berjalan selaras dengan visi dan misi yang telah ditetapkan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Deli Serdang.
Terkait hal ini, Kepala Bappedalitbang Deli Serdang, Remus H Pardede yang dikonfirmasi menyebut kegiatan ini sudah memang direncanakan. Pertama dikhususkan untuk para Kasubbag Program yang ada di OPD-OPD dan Kecamatan-Kecamatan. Total ada sekitar 60an peserta di luar para Sekretaris OPD dan Kecamatan.
” Peserta para Kasubbag Program dan Sekretatis. Kalau Sekretaris itu dadakan saja dipanggil, untuk menguatkan supaya mendukung bawahannya supaya sinkron. Untuk memastikan ini karena setiap 6 bulankan dievaluasi capaian-capain, sinkronisasi untuk pusat juga. Pelaporan yang nggak beres kita mantapkan lagi,” ujar Remus pada wartawan Jumat (22/5/2026).
Ketika disinggung soal tempat pelaksanaan yang dibuat di Kabupaten Karo ini, Remus bilang alasannya supaya lebih fokus. Disebut ketika ada rapat-rapat biasa pelaksanaan kadang diwakilkan oleh honorer. Dalam kegiatan ini ditegaskan pihaknya betul-betul seleksi orang-orang yang memang menangani program supaya bisa lebih matang.
“Ini event baru sekalinya dibuat selama 7 atau 8 tahun ini. Supaya lebih fokus kadang diwakilkan honor mohon maafnya (kalau dibuat di Deli Serdang). Bagaimana kapasitasnya?, inikan biar dikuatkan,” kata Remus.
Remus merasa tidak perlu untuk dipersoalkan mengapa kegiatan ini bisa mereka laksanakan di Hotel Berastagi Cottage. Ia menyebut dalam mencari tempat pertama yang dipertimbangkan adalah soal kemampuan anggaran. Mana yang dianggap murah dan mau memberi diskon setelah banyak memesan kamar untuk peserta baru kemudian dipertimbangkan.
“Nginap karena kita rencanakan dari awal 2 hari kegiatannya. Kalau di Deli Serdang dibuat kadang pesertanya dipanggil untuk tugas lain. Kadang suka kali aneh-aneh (orang lain berpikir). Hampir relatif samanya (tarifnya dengan hotel-hotel lain. Bisa diskon kalau ambil banyak. Kita banding-bandingkan samanya itu (harganya dengan hotel lain), ” sebut Remus.
Kegiatan penguatan yang dilakukan di luar daerah ini kini menjadi pembicaraan ditengah pengakuan Pengakuan Pemkab yang mau melakukan efisiensi. Selain kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kegiatan ini menjadi pembicaraan karena dilaksanakan di hotel milik keluarga Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan.
Salah satu sumber yang merupakan peserta ketika diwawancarai menyebut kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Jika dihitung pesertanya lebih dari 100 orang. Selain Sekretaris Dinas juga ikut menjadi peserta Sekretaris Kecamatan dan para Kasubag Program dan Perencanaan Kecamatan. Karena jumlah pesertanya begitu banyak, kamar yang ada di Hotel Berastagi Cottage pun disebut tidak sanggup untuk menampung seluruh peserta.
“Acaranya kemarin setelah Ashar dibuka sama Pak Bupati. Pak Wakil Bupati juga hadir tapi sempat terlambat. Ya acaranya 2 hari satu malamlah. Kalau Sekretaris nggak ditanggung sama Bappeda ya bayar sendirilah kamarnya karena hanya kasubbag yang ditanggung mereka,” ucap salah satu peserta yang tidak mau dituliskan namanya.
Sumber ini mengaku pada Jumat pagi juga turut dilakukan kegiatan Outbound. Kemudian setelah kegiatan senam bersama di halaman hotel kegiatan itupun dilakukan.
“Kalau Pak Bupati kami lihat setelah buka acara kemarin sempat nyantai sedikit baru kemudian pulang, nggak nginap,” pungkasnya.( Wan)
EDITOR : Putra












