Polisi Tangkap Kurir Puluhan Kilo Sabu dan Ekstasi di Tol Lubuk Pakam

oleh
Penangkapan Kurir Sabu di Tol Lubuk Pakam.

POSMETRO MEDANPolisi Sat Narkoba Polresta Deli Serdang meringkus kurir Narkoba jenis sabu yang diduga akan mengedarkan barang keluar daerah melalui tol Medan – Tebing Tinggi tepatnya pintu tol Lubuk Pakam.

Polisi dipimpin Kasat Narkoba Kompol Fery Kusnadi menyergap satu unit mobil Toyota Avanza yang dikendarai tiga orang tersangka. Begitu dilakukan penggeledahan kendaraan ditemukan sekitar 50 bungkus atau 50 kilo lebih serbuk putih diduga narkoba jenis sabu.

Informasi dihimpun, Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan dan pembuntutan intensif yang dilakukan petugas sejak kendaraan tersebut bergerak dari Tanjung Balai, masuk melalui Tol Kisaran, hingga akhirnya dilakukan penyergapan di kawasan Tol Lubuk Pakam.

Tiga orang pelaku yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional dan barang bukti yang disita tidak hanya sabu dalam jumlah puluhan kilogram, tetapi juga berbagai jenis narkotika lain seperti Heppy Water, pod vaping, serta ekstasi dalam jumlah besar.

BACA JUGA..  Bocah 12 Tahun Tewas Diduga Tersambar Petir

Kasat Resnarkoba Kompol Fery Kusnadi saat dikonfirmasi wartawan membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman dan rencananya Senin depan akan dirilis.

“Pelaku diduga merupakan bagian dari sindikat narkoba jaringan internasional. Kami menemukan setidaknya empat jenis narkoba berbeda dari tangan ketiga pelaku, dan kasus ini masih dalam proses pengembangan dalam waktu dekat kita rilis,” ujar Kompol Fery Kusnadi.Jumat (24/4/2026).

BACA JUGA..  Sehari Diculik, Balita Dipulangkan Pelaku

Berdasarkan informasi awal, narkotika tersebut diduga akan diedarkan di wilayah hukum Polresta Deli Serdang, khususnya di sekitar Lubuk Pakam sekitarnya.

Meski demikian, pihak kepolisian belum mengungkapkan identitas lengkap para pelaku, termasuk rincian pasti jumlah sabu dan ekstasi yang diamankan. Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.( Wan)

EDITOR : Putra