POSMETRO MEDAN – Diduga kuat Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Palipi, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Bilson Sitohang, S.Pd., M.M., menghindar dari konfirmasi wartawan terkait dugaan penyimpangan penggunaan Dana BOS tahun 2025.
Kunjungan wartawan ke SMA N 1 Palipi pada Kamis, 9 Oktober 2025, awalnya disambut oleh Wakil Kepala Sekolah, Sormin, yang meminta wartawan untuk mengisi buku tamu. Sormin menyebut akan menghubungi Kepala Sekolah Bilson Sitohang, namun setelah dihubungi, disebutkan bahwa kepala sekolah sedang mengikuti rapat.
Setelah menunggu lebih dari dua jam, wartawan kembali datang ke sekolah, namun Kepala Sekolah Bilson Sitohang tidak juga dapat ditemui. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa yang bersangkutan sengaja menghindar dari upaya konfirmasi wartawan terkait pengelolaan anggaran Dana BOS tahun 2025.
Selain itu, dari hasil pantauan di lapangan, tidak ditemukan papan informasi penggunaan Dana BOS di ruang kepala sekolah, yang seharusnya menjadi bentuk transparansi publik. Kondisi lingkungan sekolah juga memprihatinkan — cat gedung tampak kusam, pencahayaan kurang terang, dan kamar mandi berbau tidak sedap. Keadaan ini menimbulkan kesan pengelolaan sekolah tidak profesional dan jauh dari kata bersih.
Dengan jumlah siswa sekitar 700 orang, dugaan penyalahgunaan Dana BOS di SMA N 1 Palipi menjadi perhatian serius.
Untuk itu, diminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dan Inspektorat agar segera memeriksa Kepala Sekolah Bilson Sitohang, S.Pd., M.M., atas dugaan korupsi dan ketidakterbukaan dalam penggunaan Dana BOS di sekolah tersebut.
Transparansi anggaran dan tanggung jawab publik wajib ditegakkan di lembaga pendidikan!.(Rom)












