Calo Jabatan Kepala Sekolah di Deli Serdang Raup Uang Ratusan Juta

oleh
Dinas Pendidikan Deli Serdang

POSMETRO MEDAN – Cari uang dengan mudah oknum pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, diduga merangkap menjadi calo Jabatan Kepala sekolah. Ini bermodus dengan membangun kordinator lapangan, di tiap Kecamatan se Kabupaten Deli Serdang.

Informasi dihimpun, Kamis, 14/8/2025 menyebutkan bahwa sejumlah Kepala Sekolah sudah memberikan uang muka sebesar Rp 10 juta rupiah sebagai tanda jadi. Uang tersebut diduga sebagai panjar untuk posisi jabatan Kepala Sekolah yang diinginkan. Untuk besaran uang menjabat Kepala Sekolah SMP bisa mencapai Seratus Juta rupiah.

Salah satu Oknum Kepala Bidang (Kabid)di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Deli Serdang berinisial IS bersama beberapa Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) lainnya diduga membuat jaringan perekrut (Calo) pengurusan dalam pemilihan agar seseorang tersebut bisa menjadi kepala sekolah dan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah tingkat dasar (SD).

BACA JUGA..  Rumah Warga Langkat Hangus dalam Hitungan Menit

Pengekrutan inipun diduga harus membayar uang pelicin sebesar puluhan juta Rupiah sekitar Rp.50 juta hingga Rp.100 juta agar seseorang (guru maupun kepsek ) bisa lenggang apa yang diinginkan untuk menjadi kepala sekolah maupun PLT.kepala sekolah.

Informasi dihimpun didapat dua oknum Kepsek sudah membayar uang masing masing sebesar Rp.10 juta ke salah satu rekening oknum Kepala SDN Tanjung Morawa berinisial EY,EY sendiri dalam jaringan ini sebagai Bendahara anak buah dari oknum Kabid diDinas Pendidikan Deliserdang IS.

Salah satu Kepsek yang sudah mentransfer berinisial P pada tanggal 9 April 2025 sekira pukul 13.39 WIB ke BPD Sumut nomor rekening milik EY Begitu juga dengan oknum Kepsek inisial PS juga sudah menyetor ke Erni Yusri pada tanggal 18/1/2025 sekira pukul 12.44 WIB.

BACA JUGA..  Tinjau Jalan Rusak di Mabar Hilir, Dewan Minta Dinas SDABMBK Perbaiki Skala Prioritas

Kabid di Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang IS saat dikonfirmasi via panggilan WhatsApp membantah terkait hal itu.

“Gak ada itu bang , gak ada itu bang , uangnya uang DP, emang ada DP Ngurus kepsek ,DP gitu aja , gak ada itu bang , untuk kegiatan kita kumpul kumpul, sering makan minum ngambil dari situ, bukan untuk yang itu bang, coba tanya kawan abang itu nanti sumbernya dari musuh awak, sekali lagi itu bukan untuk itu , ini untuk kegiatan ” jelas IS

Sementara itu Kepala SDN Tanjung Morawa EY sekaligus sebagai bendahara jaringan ini juga kompak membantah saat di konfirmasi. Saat ditanya terkait uang yang di transfer dari salah satu oknum kepsek ke rekeningnya sebesar Rp.10 juta. Bahwa infonya DP uang dugaan untuk mengurus menjadi kepsek tersebut benar atau tidak, EY membalas tidak benar.

BACA JUGA..  Beredar Kabar Kajari dan Kasipidsus Sergai Diamankan Intel Kejagung

“Tidak benar bg ” jawab EY.

Informasi didapat wartawan bahwa jaringan pengekrut atau Calo dalam pengurusan bisa menjadi Kepala sekolah Dasar (SDN) ini diduga di dinas pendidikan Deliserdang ada group Rencana Tindak Lanjut (RTL). RTL ini di pimpin oleh Oknum Kabid inisial IS dan Oknum Kepsek inisial E serta M.

E sebagai Bendahara sedangkan M penghubung ke oknum Kabid IS. Untuk susunan jaringan ini dalam pengekrutan menjadi Kepsek yakni Oknum Kepsek DS bertugas wilayah kerja Di Kecamatan Lubukpakam. Oknum Kepsek H di Kecamatan Pancur Batu, Oknum Kepsek RD di Kecamatan Kutalimbaru dan oknum Kepsek di Kecamatan Beringin. (Wan)

 

EDITOR : Rahmad