POSMETRO MEDAN – Perayaan natal UPT SDN Negeri 011 Pakkat Desa Pakkat Toruan Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Provinsi Sumatera Utara, di Gereja HKBP Pakkat Toruan, Rabu (18/12) malam berlangsung penuh suka cita.
Dimana, dalam perayaan natal itu , salah satu momen menarik perhatian orangtua murid adalah drama singkat yakni, kejatuhan manusia ke dalam dosa yang diperankan siswa kelas 4,5 dan 6.
Dengan kostum pakaian sekolah, dan berpakaian biasa, tampak para siswa berhasil dengan akting yang menggambarkan kisah kehidupan keluarga miskin , dimana seorang anak jatuh ke dalam dosa kepada orangtuanya yang memaksakan orangtuanya untuk diberi jajan lebih banyak serta dibeli handphone.
Akting mereka yang lugu, akhirnya menyentuh para orangtua murid, dan para tamu undangan. Apalagi, pada sesi di fragmen tangisan seorang ibu yang dibawakan oleh siswa kelas 6 , menangis tersedu-sedu karena melihat perlakuan anaknya yang memaksakan kehendak dirinya.
Hingga , akhirnya menghadirkan suasana natal itu penuh khidmat dan penuh suka cita. Dan, para orangtua, hingga tamu, tampak juga antusias mengabadikan momen tersebut.
” Dramanya sangat menyentuh, saya sendiri terharu dan ikut menangis,” ujar ibu tiga anak ini.
Perayaan natal ini yang mengusung tema, Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera yang dikutip dari Lukas 2:14.
Selain momen menarik perhatian orangtua murid drama singkat tersebut, ada juga momen pada sesi liturgi lakon/sifat manusia.
Para murid SD Negeri 011 ini, menunjukkan sebuah gambaran wajah masing-masing sifat manusia, dari marah, sombong, takut, serakah, dan lainnya
Selain itu, acara perayaan itu juga diisi oleh para jemaat gereja tersebut, berupa koor lansia, koor Ina sion, koor Ama, dan lainnya.
Kepala Sekolah UPT SD Negeri 011 Prinaldo Lumbangaol menyampaikan rasa syukur terlaksanakan acara tersebut.
Prinaldo menambahkan , acara itu yang berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, termasuk penampilan fragmen kejatuhan manusia ke dalam dosa yang menceritakan seorang anak menyakiti perasaan orangtuanya dengan memaksakan diri untuk diberi uang jajan lebih banyak dan dibelikan handphone.
Ia berharap, dapat membekali siswa dengan karakter takut akan Tuhan, dan sayang sama orangtua. ” Semoga anak-anak didik kita ini, memiliki karakter yang kuat dan takut akan Tuhan. Dalam perayaan natal ini, semua penuh suka cita,’ tambahnya.ds
EDITOR : Rahmad












