Syahrul Pasaribu Apresiasi MAN IC Tapsel, Masuk 15 SMA Terbaik Sumut

oleh
Tokoh masyarakat Sumut H Syahrul Pasaribu saat pelepasan siswa siswi MAN IC Tapsel yang dinyatakan lulus pada tahun ajaran 2021/2022. (Amran Pohan/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia (IC) Tapanuli Selatan masuk dalam daftar 15 Sekolah Menengah Atas (SMA) Terbaik se Sumatera Utara. Tepatnya,  posisinya berada di peringkat 13.

Berita membanggakan ini, mendapat apresiasi dari Tokoh Masyarakat Sumatera Utara, yang juga Bupati Tapanuli Selatan periode 2010-2015 dan 2016-2021, H. Syahrul M. Pasaribu, SH.

“Mantap dan terimakasih kepada segenap jajaran MAN Insan Cedikia, yang telah mengharumkan nama Tapsel dalam jejeran15 SMA sederajat terbaik di Sumatera Utara,” ungkap Syahrul Pasaribu, Selasa (24/1/2023).

Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tapsel ini berharap, prestasi MAN IC yang beralamat di Tor Simago-mago Sipirok tersebut dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan.

Pretasi dua tahun berturut-turut diraih MAN IC ini, diharap mampu ditiru SMA sederajat lainnya yang tersebar di 15 kecamatan se Tapsel.

“Semoga semakin bertambah jumlah sekolah terbaik dari Tapsel di tingkat Sumut dan bahkan nasional,” harapnya.

Menjawab pertanyaan wartawan, Syahrul Pasaribu yang juga Wakil Ketua Wantim Partai Golkar Sumut ini bercerita sedikit kisah panjang berdirinya MAN IC di Tapsel.

BACA JUGA..  Antisipasi Dampak Pengungsi, Bobby Nasution Minta Regulasi Dipertegas

Syafruddin Siregar Kepala Desa Sialagundi yang baru dilantik kemarin itu memiliki peran besar di proses berdirinya MAN IC.

H Syahrul Pasaribu saat masih Bupati Tapsel,  ‘diulosi’ Kakan Kemenag Tapsel Syaripuddin Siregar dan Kepala MAN IC Tapsel Ali Masran saat peresmian sekolah. (Dok.Amran Pohan/Posmetromedancom)

Sejarah berdirinya MAN IC Sipirok, diawali pada sebuah rapat di Kanwil Depag Sumut, dipimpin  Kakanwil Depag Sumatera Utara bersama Kakan Kemenag Kabupaten/Kota se- Sumut pada tahun 2014. Dirapat itu diinformasikan oleh Kementerian Agama RI, akan mengalokasisan Anggaran pembangunan MAN IC, untuk tahun anggaran 2015, di Sumatera Utara atas permintaan Kabupaten Serdang Bedagai tahun sebelumnya, dengan persyaratan daerah menyediakan lahan minimal 2 hektar. Ternyata Serdang Bedagai ketika itu belum mampu menyediakan lahan yang dibutuhkan.

“Situasi ini ‘ditangkap’ Kakan Kemenag Tapsel yang saat itu dijabat Amran Hasibuan, yang ikut rapat serta saat itu juga menghubungi saya. Selanjutnya ia meminta kepada Kakanwil Kemenag Sumut agar MAN IC itu dibangun di Tapsel. Sekaligus menegaskan siap untuk memenuhi segala persyaratannya. Besok harinya Pak Amran dan Pak Ikhwan Nasution salah satu Kasi di Depag Tapsel (saat ini Kakan Kemenag Tapsel), serta Kabag Kemasyarakatan Tapsel Solihuddin Harahap mendatangi saya saat itu Bupati Tapsel periode pertama dan masih berkantor di Sidempuan. Pak Amran menceritakan detail tentang MAN IC dan langsung kita siapkan lahan 2 hektar di perkantoran Pemkab Tapsel di Kilang Papan Dano Situmba,” jelasnya.

BACA JUGA..  Temui Korban Banjir, Janji Bupati Langkat Perjuangkan Bantuan ke Pusat

Program Kementerian Agama hanya membangun MAN IC dengan metode boarding school, satu setiap propinsi dan saat ini sudah berjumlah 23 sekolah di Indonesia.

Seiring perjalanan waktu, Syahrul teringat lahan di Tor Simago-mago yang pernah ditawarkan Yuriandi Siregar anak almarhum Raja Inal Siregar bersama PERWASI (Persatuan Warga Sialagundi) dan tokoh masyarakat Sipirok lainnya untuk dijadikan lokasi perkantoran Pemkab Tapsel.

Syahrul bersama Kakan Kemenag Amran Hasibuan dan Kepala Desa Siala Gundi Syafruddin Siregar menghubungi Yuri. Meminta lahan yang pernah ditawarkan sebelumnya itu diwakafkan atas nama almarhum Raja Inal Siregar untuk lokasi pembangunan MAN IC Tapsel.

“Alhamdulillah, adinda Yuriandi Siregar setelah berembuk dengan PERWASI, bersedia mewakafkan lahan seluas kurang lebih 10 hektar atas nama ayahandanya yang juga mantan Gubernur Sumatera Utara, almarhum Raja Inal Siregar,” terang Syahrul Pasaribu Ketua Dewan Penasehat KAHMI Tapsel.

BACA JUGA..  Ardiansyah Kembali ke Tanah Air, Keluarga Sampaikan Apresiasi kepada Doli Kurnia

Akhirnya dengan berbagai situasi yang dihadapi, seperti melepaskan status lahan tersebut dari kawasan hutan, MAN IC Tapsel berhasil didirikan di Tor Simago-mago.

Pembangunan dimulai tahun 2015 dan diresmikan Bupati Tapsel Syahrul M. Pasaribu pada tanggal 17 Juli 2017. Semua ini tak terlepas dari peran Syafruddin yang kini kembali menjadi Kepala Desa Sialagundi.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Sialagundi Syafruddin Siregar yang juga mengatakan, selain menjadi sosok penting dalam mewujutkan pembangunan MAN IC, juga memilki perhatian besar dan peran besar  membangun Tor Simago-mago sebagai objek wisata.

Syafruddin juga menyampaikan, Syahrul Pasaribu baginya merupakan sosok seorang guru sekaligus orangtua dan pembimbing yang tak pernah lelah memberi wejangan dan pembelajaran, sekaligus yang mendorongnya agar ikut dalam Pilkades yang lalu. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing