Warga Medan Perjuangan Antusias Ikuti Pelatihan Tenun

oleh
Peserta pelatihan Tenun di Kecamatan Medan Perjuangan antusias mengikuti pelatihan yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Perindustrian sejak 13 September lalu. (Kominfo Medan for Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Sebanyak 19 Kecamatan Medan Perjuangan antusias mengikuti Pelatihan Tenun yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Perindustrian sejak 13 September lalu.

Pelatihan di aula kantor kecamatan mulai pagi hingga sore ini dijadwalkan berakhir 12 Oktober mendatang Selain menyediakan peralatan tenun, penyelenggara juga mendatangkan dua penenun berpengalaman dari Kabupaten Batubara untuk melatih para peserta.

Salah seorang peserta, Sri Nila, saat ditemui di sela-sela pelatihan Rabu (5/10) mengaku sangat senang bisa mendapat pelatihan menenun ini. “Sampai sekarang kami sudah menyelesaikan satu kain songket Melayu ukuran 2 meter,” ucap Sri Nila.

BACA JUGA..  Program Gebyar Pajak Sumut Dongkrak Penerimaan PKB, Naik 30 Persen dalam Sebulan

Sri Nila mengatakan, songket itu hasil kerja tim. Satu tim, lanjutnya, terdiri dari dua peserta dengan menggunakan satu peralatan tenun.

“Teman saya satu tim sudah agak bisa menenun karena memang dia sudah pernah juga ikut pelatihan tenun. Mungkin karena itu tim kami lebih cepat menyiapkan satu kain songket ini,” sebutnya seraya memamerkan songket tenunannya.

BACA JUGA..  Terima Audiensi RS Awal Bros, Zakiyuddin Harahap: Jangan Bedakan Pasien Umum dan BPJS

Peserta tampak begitu antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka tidak segan-segan bertanya kepada pelatih, Ainun dan Eva Dewi, yang berasal dari Kabupaten Batubara itu.

“Awalnya memang sulit. Tapi kalau kita sabar dan serius, dapat celahnya, ya bisa jadinya,” ujar salah seorang peserta, Yuni.

Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemko Medan atas pelaksanaan pelatihan ini. “Kita yang dulunya nggak bisa menenun, seraya mulai bisa,” sebutnya.

BACA JUGA..  Berulang Kali Mangkir RDP, Komisi IV Minta Rico Waas Copot Kadis DLH  

Pelatihan tenun merupakan salah satu upaya untu mewujudkan Medan sebagai Kota ekonomi kreatif dan inovatif yang berbasis pada penguatan human capital, teknologi digital, dan sosial budaya.

Kabid Pembangunan Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian Kota Medan Linda Mora mengatakan, pelatihan ini diharapkan melahirkan kembali para pelaku industri kecil menengah bidang tenun yang terampil kreatif dan inovatif. (*)

Reporter: Ali Amrizal
Editor: Maranatha Tobing