18 Santri Darul Mursyid Lulus SNMPTN 2022, 9 Diantaranya Masuk FK

oleh
Drs Yusri Lubis selaku Direktur Pesantren Darul Mursyid. (Amran Pohan/Posmetromedan)

POSMETROMEDAN.com – Sementara ini, Pesantren Modern Unggulan Terpadu ‘Darul Mursyid’ (PDM), Kabupaten Tapsel, telah meluluskan 18 orang santrinya masuk SNMPTN 2022. Dan, 9 diantaranya dinyatakan masuk Fakuktas Kedokteran.

Hal ini disampaikan, Kepala Madrasah Aliyah Pesantren Darul Mursyid Irmawan Mukmin, Rabu (6/4).

Dijelaskan, setiap tahun Darul Mursyid selalu punya target untuk meluluskan santri sebanyak-banyaknya, masuk ke perguruan tinggi negeri. Salah satunya adalah jalur  Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

“Melalui jalur SMPTN 2022, Alhamdulillah santri Pesantren Darul Mursyid lolos sebanyak 18 orang, dan 9 orang di antaranya masuk fakultas kedokteran,” terangnya.

Dikatakannya, Pesantren Darul Mursyid merupakan salah satu sekolah yang konsisten untuk mengikuti SNMPTN dengan hasil yang terbaik.

Adapun santri kami yang lulus SNMPTN 2022 adalah Hami Murni Iman lulus di Universitas Islam Negeri Jakarta Prodi Pendidikan Dokter, Aisyah Asma Nadia lulus Universitas Sumatera Utara Prodi Pendidikan Dokter, Azwir Zailul Haq Siregar lulus di Universitas Malikus Saleh Prodi Pendidikan Dokter, Aditya Syamhuri lulus di Universitas Andalas Prodi Pendidikan Dokter.

BACA JUGA..  Hadiri Festival Kesenian Sumut, Wagubsu Harapkan Jadi Ruang Merawat Identitas Budaya dan Harmoni Keberagaman

Selanjutnya, Widyaswita Fauziyyah lulus di Universitas Riau Prodi Pendidikan Dokter, Tarisya Dwi Ananda Tanjung lulus di Universitas Jenderal Soedirman Prodi Pendidikan Dokter, Kamilah Nasution lulus di Universitas Sriwijaya Prodi Pendidikan Dokter, Putri Al-Qiftia lulus di Universitas Jenderal Soedirman Prodi Kedokteran Gigi, Sovia Agustin lulus di Universitas Andalas Prodi Kedokteran Gigi, Awwala Fatiyah Harahap lulus di Universitas Sumatera Utara Prodi Kedokteran Gigi,” ungkapnya.

Selain di Fakultas Kedokteran, 9 santri Pesantren Darul Mursyid juga lulus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya seperti Ahmad Rian Syaifullah lulus di Universitas Jenderal Soedirman Prodi Informatika, Fauzan Fadhil Sinambela lulus di UPN Veteran Yogyakarta Prodi Tekhnik Lingkungan, Nurliana Putri Harahap lulus di Universitas Sumatera Utara Prodi Psikolog, Arif Bukhari Manurung lulus di Universitas Jenderal Soedirman Prodi Manajemen, Eka Syafitri lulus di Universitas Negeri Padang Prodi Tatar Rias dan Kecantikan, Nashiroh Nasution lulus di Universitas Sumatera Utara Prodi Ilmu Hukum, Riski Anshori Hutasuhut lulus di Politeknik Negeri Jakarta Prodi Akuntansi Keuangan dan Fahrani Tanjung lulus di Universitas Andalas Prodi Hukum.

BACA JUGA..  Bupati Langkat Dukung 130 Mahasiswa USU Mengabdi di 13 Desa

Fauzan Fadhil Sinambela sebagai salah satu yang lolos SNMPTN 2022, merupakan  peraih medali emas pada olimpiade Indonesia Youth Science Competition (IYSC) 2021 lalu, merasa bersyukur bisa masuk di Perguruan Tinggi yang ia impikan.

“Terima kasih banyak kepada guru-guru di Darul Mursyid yang telah mendidik kami hingga bisa seperti inii dan bisa masuk di universitas yang kami inginkan,” ujarnya.

Kamilah Nasution yang lulus di Prodi Pendidikan Dokter Universitas Sriwijaya juga mengatakan, 6 tahun  belajar di Darul Mursyid tanpa sia-sia, banyak pembelajaran yang didapatkan, tidak hanya sekedar materi, tapi juga praktek dalam kehidupan sehari-hari yang sudah di atur sedemikian rupa.

“Sehingga membiasakan kita untuk disiplin kedepannya, juga guru yang memberi  motivasi dan selalu mendoakan siswa-siswanya agar sukses kedepannya dan Alhamdulillah saya lulus sesuai dengan Perguruan Tinggi yang saya impikan,” ungkap santriwati berprestasi itu.

Drs Yusri Lubis selaku Direktur Pesantren Darul Mursyid mengatakan, setiap tahun santri Darul Mursyid terus meningkat yang masuk PTN dengan jurusan bergengsi di Indonesia.

BACA JUGA..  Dugaan Korupsi Dana Desa Batu Lokong Ditindaklanjuti Kejari Deli Serdang

“Kelulusan di Perguruan Tinggi Negeri bisa dicapai atas kerja sama yang baik antara peserta didik dengan guru serta komponen pesantren yang di dukung fasilitas lengkap dan strategi pembelajaran yang baik. Karena itu, alumni Darul Mursyid saat ini sudah menyebar di berbagai PTN. Kami juga berharap kedepan, mereka bisa menjadi corong kemajuan ilmu pengetahuan sains dan Islam,” ujarnya.

Terpisah, Ja’far Syahbudin Ritonga selaku Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) mengapresiasi setinggi-tingginya prestasi santri membuat Darul Mursyid optimis menjadi pusat kejayaan sains Islam.

“Luar biasa, santri Pesantren Darul Mursyid kedepan harus terus meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga mampu bersaing tidak hanya di level nasional, tetapi juga internasional. Karena itu kami selalu berusaha mengoptimalisasikan roses belajar mengajar (PBM) sejak dini dengan mengutamakan kualitas pembelajaran serta memastikan peserta didik menguasai kompetensi sesuai dengan tuntutan kurikulum,” ungkap Alumni S3 USM Malaysia itu. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing