POSMETROMEDAN.com – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) berhasil melahirkan santri-santri berkarakter kuat, berdisiplin dan mampu bersaing di dunia pendidikan. Baik tingkat lokal, regional, nasional hingga internasional.
Memang, tidak bisa dipungkiri kehidupan santri di kalangan pesantren tidak lepas dari banyak permasalahan dan kehidupan beragam yang dihadapi. Hal ini terjadi karena seluruh santri berkegiatan selama 24 jam setiap harinya dalam lingkungan pesantren yang sama, dan latar belakang kehidupan santri yang juga berbeda-beda turut mendukung intensitas interaksi sosial di dalam lingkungan pesantren itu sendiri.
Karena itu, Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) yang di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), tidak pernah berhenti untuk terus melakukan inovasi-inovasi dalam rangka membina disiplin santri sehingga melahirkan generasi yang disiplin dan berkarakter.
Sri Jumiati selaku Wakil Direktur Bidang Kesantrian Pesantren Darul Mursyid mengatakan, penerapan disiplin bagi santri di Darul Mursyid secara umum melibatkan seluruh komponen Pesantren baik guru maupun karyawan.
“Namun, lebih khusus kami menugaskan personil di bidangnya yang disesuaikan dengan divisinya masing-masing sehingga personil kami tidak ada yang double job. Dengan seperti itu diharapkan para personil bisa fokus untuk melakukan pengawalan dan pembinaan disiplin selama 24 jam kepada santri. Contoh jika ia ditugaskan sebagai wali asrama, maka ia wali asrama saja, jika ia guru maka ia guru saja tidak boleh yang lain dan begitulah jajaran selanjutnya,” terangnya.
Dikatakan, penerapan disiplin di Darul Mursyid juga dilengkapi dengan handbook yang berisi petunjuk dan aturan yang jelas tentang kehidupan berasrama. Selain itu ada juga rambu-rambu asrama yang isinya mengatur bagaimana hidup bersih dan cinta akan lingkungan sehingga nantinya pendidikan karakter benar-benar bisa tertanam pada diri seorang santri. Selain itu, komitmen dari setiap personil dituntut untuk benar-benar bisa bekerja dengan sepenuh hati untuk memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada santri.
“Komitmen seorang guru dan karyawan yang bekerja dalam dunia pendidikan sejatinya bisa mematuhi semua aturan disiplin sehingga bisa menjadi contoh yang baik bagi santri Pesantren Darul Mursyid. Pendidikan kedisiplinan santri merupakan kunci keberhasilan lembaga pesantren dalam melahirkan kader-kader pemimpin Islam yang unggul,” ungkapnya.
Drs Yusri Lubis selaku Direktur Pesantren Darul Mursyid mengatkan, pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan yang sangat strategis untuk menanamkan dan mengajarkan kedisiplinan dirasa perlu untuk meningkatkan upaya dalam penegakan disiplin.
“Oleh karena itu semua komponen mulai dari guru, karyawan dan lain sebagainya yang berkaitan dengan Pesantren Darul Mursyid perlu menempatkan disiplin ke dalam prioritas program pendidikan sehingga santri bisa sadar betapa pentingnya hidup disiplin,” sebutnya.
Terpisah, Ja’far Syahbudin Ritonga selaku Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) sekaligus pembina di Pesantren Darul Mursyid turut mendukung untuk menjalankan disiplin di lingkungan pesantren.
“Pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada ranah kognitif saja, tetapi pendidikan itu harus bisa menanamkan karakter yang baik dalam kehidupannya. Dengan demikian santri akan terbawa arus disiplin yang baik sehingga diharapkan akan melahirkan santri-santri yang berperilaku positif dan berprestasi,” tutur sosok pemimpin yang sangat berkarismatik itu. (*)
Reporter: Amran Pohan
Editor: Mangampu Sormin












