Atap Sekolah Ambruk, 28 Orang Tewas

oleh
oleh
Petugas gabungan dibantu warga mengevakuasi para korban atap sekolah runtuh.

POSMETRO MEDAN – Musibah atap sekolah ambruk di Kota Peshawar, Pakistan, menyebabkan sedikitnya 28 orang tewas pada Kamis (15/10/2026) waktu setempat.

Insiden itu tepatnya terjadi di Al-Khair Education Center, sekolah swasta yang berlokasi di kawasan Dir Colony, bagian utara Peshawar.

Asim Khan dari Rumah Sakit Lady Reading di Peshawar mengonfirmasi, jumlah korban tewas yang terdiri atas 27 siswa dan satu guru.

BACA JUGA..  Perahu Terbalik, 13 Anak Tewas

Sebagian besar korban dibawa ke rumah sakit tersebut. Jumlah korban tewas dikhawatirkan masih dapat bertambah.

Ia menambahkan, lebih dari 30 orang mengalami luka-luka, dengan enam di antaranya dalam kondisi kritis.

Pejabat pemerintah setempat, Bilal Faizi, menuturkan tim penyelamat sedang berupaya mengevakuasi jenazah korban dan membawa korban luka ke rumah sakit terdekat.

Seorang petugas penyelamat di lokasi mengatakan, atap dari lantai yang lebih tinggi runtuh dan menimpa atap lantai pertama, yang kemudian membuat gedung sekolah ambruk dan menimpa para siswa di dalam ruang kelas.

BACA JUGA..  Melangkah ke Tingkat Nasional, Perwakilan Sumut Siap Tampilkan Karya Terbaik di AHM Best Student 2026

Tayangan televisi setempat memperlihatkan sejumlah ambulans bergegas menuju lokasi kejadian, sementara tim penyelamat mengevakuasi para siswa yang bersimbah darah dari balik reruntuhan.

“Kami sejauh ini telah mengevakuasi setidaknya 45 anak dari reruntuhan,” kata petugas darurat distrik setempat, Iftikhar Khan.

Ia menambahkan, masih ada laporan anak-anak yang tertimbun reruntuhan bangunan sekolah.

BACA JUGA..  Melangkah ke Tingkat Nasional, Perwakilan Sumut Siap Tampilkan Karya Terbaik di AHM Best Student 2026

Penyebab runtuhnya atap bangunan sekolah tersebut belum diketahui secara pasti.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, dalam pernyataannya mengungkapkan kesedihan dan duka mendalam atas hilangnya nyawa-nyawa berharga.

“Perdana Menteri menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan berdoa agar mereka diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menanggung kehilangan yang tak tergantikan ini,” kata Sharif dalam pernyataannya.(bbs)