POSMETRO MEDAN – Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan mengunjungi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Beringin, di Jalan Pantai Labu, Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Senin (6/4/2026).
Dalam kunjungannya, Bupati melihat kondisi fisik bangunan, fasilitas dan area sekitar dari Sekolah SMPN 1 Beringin. Kedatangan Bupati beserta rombongan disambut Wakil Kepala Sekolah, Sumarni dan sejumlah guru SMPN 1 Beringin.
Bupati juga menyoroti banyaknya minat siswa yang bersekolah di SMPN 1 Beringin sehingga penerimaannya terbatas.
Menanggapi hal ini, dengan jumlah siswa SMPN 1 Beringin mencapai 900 orang, Bupati meminta Dinas Pendidikan dan instansi terkait segera merealisasikan pembangunan tiga ruang kelas baru serta penambahan fasilitas toilet pada tahun ini.
Selain itu, Bupati juga menyetujui pembangunan Aula sekolah serta penataan lapangan olahraga untuk siswa.
“Kita dukung pembangunan Aula dan penataan lapangan menjadi futsal agar lebih layak dan bisa dimanfaatkan maksimal oleh siswa,” Ujar Bupati.
Sebelumnya Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pustu Tumpatan, Jalan Bakaran Batu Kecamatan Beringin untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik serta memanfaatkan program “Pelayanan Pas Jempol” secara maksimal.
Ia juga menginstruksikan agar seluruh Pustu wajib memiliki toga (tanaman obat keluarga) sebagai bagian dari edukasi kesehatan berbasis masyarakat.
“Saya minta semua Pustu memiliki toga. Ini penting sebagai edukasi sekaligus pemanfaatan tanaman obat di tengah masyarakat,” pinta Bupati.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya tampilan dan kelayakan fasilitas kesehatan sebagai wajah pelayanan publik. Menurutnya, kondisi fisik fasilitas harus mencerminkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pustu Pasar V Kebun Kelapa. Di lokasi ini, Bupati kembali menyoroti pentingnya penataan bangunan agar terlihat rapi dan representatif. Ia meminta pemasangan frame pada bagian tertentu bangunan untuk meningkatkan estetika dan kerapian fasilitas.
“Fasilitas kesehatan itu adalah wajah pelayanan publik. Kalau tampilannya saja tidak tertata, bagaimana masyarakat bisa yakin dengan pelayanan di dalamnya,” tegasnya.
Bupati juga mengarahkan agar tenaga kesehatan dapat lebih aktif melakukan kegiatan promotif dan preventif. “Kalau pasien sudah berkurang sampai siang, tenaga kesehatan bisa turun ke lapangan melakukan edukasi ke masyarakat. Tapi tetap harus ada yang standby di Pustu,” katanya.
Bupati juga menginstruksikan perbaikan sistem drainase di sekitar Pustu guna menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.(*)
REPORTER: Gunawan
EDITOR: Putra












