Wali Kota Medan Pastikan Harga Stabil dan Stok Pangan Aman

oleh
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas memantau harga di beberapa pasar di Kota Medan, Senin (16/3/2025).(ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Medan bergerak cepat memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar utama. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung meninjau sejumlah pasar di Kota Medan, Senin (16/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Rudy B. Hutabarat, Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Peninjauan diawali di Pasar Petisah, salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Medan. Di lokasi ini, Rico Waas menyambangi langsung lapak pedagang yang menjual berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti sayuran, beras, telur, daging ayam, dan daging sapi.

Wali Kota juga berdialog dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi harga serta ketersediaan stok secara langsung. Dari hasil pantauan di lapangan, sebagian besar harga bahan pokok masih relatif stabil.

BACA JUGA..  Buka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I Tahun 2026, Rico Waas : Hargai Waktu, Cepat Merespons dan Layani Masyarakat

Setelah dari Pasar Petisah, rombongan melanjutkan peninjauan ke Pasar Sei Sikambing serta Supermarket Berastagi di Jalan Gatot Subroto.

Rico Waas menyampaikan bahwa kondisi harga beberapa komoditas utama masih cukup terkendali. Bahkan, harga daging sapi saat ini dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tadi menurut para pedagang, ada penurunan harga seperti daging ayam. Untuk daging sapi harganya stabil di sekitar Rp135.000 per kilogram, bahkan lebih baik dibandingkan tahun lalu yang sempat berada di angka Rp150.000 hingga Rp155.000,” ujar Rico Waas.

Meski demikian, Pemko Medan mencatat adanya sedikit kenaikan pada komoditas cabai merah. Namun, kenaikan tersebut masih berada di bawah batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Kami sudah meminta PD Pasar untuk mengecek penyebab lonjakan harga cabai merah dan segera melakukan intervensi agar harga bisa kembali ditekan,” tegasnya.

BACA JUGA..  Diskominfo Medan Perkuat Keterbukaan Informasi di Sekolah, Siapkan Pembentukan PPID UPT SMP Negeri

Rico Waas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying menjelang hari raya. Ia memastikan stok pangan di Kota Medan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idulfitri.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok cukup baik. Saya sudah instruksikan jajaran PD Pasar untuk terus memantau pergerakan pasokan agar tidak ada kekosongan barang secara tiba-tiba di pasar,” katanya.

Dalam sidak kali ini, terdapat program menarik yang dihadirkan Pemko Medan bersama Bank Indonesia. Program tersebut berupa stimulus belanja sekaligus sosialisasi pembayaran digital menggunakan QRIS.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy B. Hutabarat, menjelaskan masyarakat yang membeli daging menggunakan QRIS akan mendapatkan bonus tambahan.

“Kalau membeli 1 kilogram daging sapi dan membayar menggunakan QRIS dengan tambahan Rp1, pembeli bisa mendapatkan bonus karkas sekitar satu kilogram. Sementara untuk ayam, beli 1 kilogram dapat bonus 10 butir telur,” jelas Rudy.

BACA JUGA..  Bridgestone Indonesia Rayakan 50 Tahun Operasional, Mengapresiasi Lima Dekade Kemitraan dan Pertumbuhan

Menurutnya, program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berbelanja di pasar.

Sementara itu, Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan, mengatakan pihaknya akan memperkuat komunikasi antara pedagang dan distributor guna menjaga kelancaran rantai pasok, khususnya untuk komoditas cabai merah.

“Pak Wali Kota ingin agar pedagang tidak langsung memaksimalkan harga hingga batas HET. Jika masih bisa dijual di harga menengah seperti Rp35.000 atau Rp36.000, itu lebih baik agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Langkah cepat Pemko Medan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga serta memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang tetap terjangkau menjelang Idulfitri.(*)

Editor: Ali Amrizal