POSMETRO MEDAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing generasi muda.
Komitmen tersebut ditandai dengan penutupan kegiatan pemusatan latihan persiapan seleksi masuk SMA unggulan oleh Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan, Rabu (25/2/2026), di Hotel Glory Tarutung.
Kegiatan pemusatan latihan ini berlangsung selama 16 hari, dengan skema kombinasi enam hari pembelajaran daring dan sepuluh hari pembelajaran tatap muka.
Program tersebut diikuti oleh siswa-siswi terpilih yang diproyeksikan mengikuti seleksi masuk sekolah unggulan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi jangka panjang membangun sumber daya manusia Tapanuli Utara yang unggul dan kompetitif.
“Ini adalah salah satu persiapan menuju sekolah unggulan. Kita harus melakukan persiapan semaksimal mungkin demi kesuksesan ke depan,” tegasnya di hadapan para peserta.
Menurutnya, keberhasilan dalam seleksi bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga kedisiplinan, konsistensi belajar, dan kemampuan mengelola waktu.
Ia menilai, 10 hari pembelajaran tatap muka memang belum cukup untuk membentuk kesiapan maksimal, sehingga diperlukan keseriusan lanjutan dari siswa, guru, dan orang tua.
Tak hanya memberi semangat, Wakil Bupati juga menyampaikan pesan realistis.
Ia mengingatkan bahwa kegagalan dalam seleksi bukanlah akhir perjalanan.
“Jika belum berhasil, persiapkan diri lebih baik lagi. Kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan,” pesannya, disambut tepuk tangan peserta.
Sorotan khusus juga diberikan pada ancaman distraksi digital menjelang ujian.
Wakil Bupati secara tegas mengimbau siswa untuk mengurangi penggunaan telepon genggam, permainan daring, serta aktivitas media sosial berlebihan yang dapat mengganggu konsentrasi belajar.
“Fokus belajar dan latihan adalah kunci. Jangan biarkan waktu terbuang oleh hal-hal yang tidak mendukung cita-cita,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengajak para kepala sekolah dan guru untuk memperkuat komitmen dalam membimbing siswa, tidak hanya secara akademik tetapi juga dalam pembentukan karakter.
Ia menekankan bahwa keberhasilan generasi muda adalah investasi masa depan daerah.
Program pemusatan latihan ini menjadi sinyal bahwa Pemkab Tapanuli Utara tengah serius membangun ekosistem pendidikan yang lebih terarah dan kompetitif.
Di tengah persaingan yang semakin ketat untuk masuk sekolah unggulan, langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk memastikan putra-putri daerah tidak tertinggal dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan peserta didik, Tapanuli Utara menatap masa depan pendidikan yang lebih progresif dan berdaya saing.(*)
REPORTER: Dhani Manurung
EDITOR: Putra Jabir











