POSMETRO MEDAN – Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Anti Korupsi (Gemmaki) Sumatera Utara melakukan aksi demo di Kantor Manajemen Ciputra Land (Citraland) di Jalan Pancing Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (19/12/2025).
Massa Gemmaki menduga PT Ciputra atau pengembang perumahan Citra Land yang berlokasi di Desa Medan Estate, Helvetia, Sampali dan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang telah melakukan tindak pidana korupsi yang menyebabkan kerugian Negara senilai puluhan hingga ratusan miliar rupiah terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Deliserdang.
Perusahaan ini diduga tidak membayar pajak jual beli atau BPHTB karena belum merubah sertifikatnya menjadi atas nama pemilik perumahan. Perusahaan juga tak memiliki izin sekaligus tidak membayar retribusi pengambilan Air Bawah Tanah (SIPA) atau air Bawah Tanah (ABT) namun tetap mengutip iuran tagihannya kepada pemilik perumahan, banyak bangunan juga tak memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Hal ini diduga mengakibatkan kerugian negara milyaran bahkan ratusan milyar PAD Deli Serdang.
“Pembayaran PBB juga kami duga tak sesuai antara besar dan luas tanah dengan bangunan serta nilai NJOP Bumi dan Bangunannya tak sesuai NJOP pada umumnya,” sebut Akbar Maulana.
Aksi massa sempat dihadang sejumlah karyawan perusahaan yang didampingi pihak Kepolisian Polsek Medan Tembung. Perdebatan adu mulut antara massa pendemo dengan beberapa orang diduga karyawan PT Ciputra pengembang perumahan Citraland.
Menurut salah seorang Karyawan PT Citraland yang menghadang massa Gemmaki mengatakan, mereka akan menyampaikan aspirasi dari para pendemo pada management. Namun kalau terkait tuntutan yang disebutkan oleh massa pendemo mereka tidak memahaminya.
“Aspirasi akan kami sampaikan namun kami tidak memiliki kewenangan memberikan penjelasan terkait hal disebutkan,” ucap Karyawan Citraland yang menerima massa Gemmaki seraya menolak menyebutkan namanya.
Aksi sempat memanas saat beberapa orang pihak Citraland dengan arogan mendorong massa pendemo untuk menjauh dari gedung kantor Citraland dan massa yang sempat merasa dihalang- halangi sempat bersitegang dengan sejumlah orang orang Citraland. Namun tak terjadi bentrokan karena Polisi menenangkan kedua pihak mencegah bentrok.
Dilokasi demo, Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan yang turut mengamankan lokasi demo berharap kedua pihak saling menahan diri dan aspirasi yang disampaikan oleh para massa pendemo selanjutnya disampaikan pada pihak Citraland.
“Kami melakukan pengawalan, aksi demo yang berlangsung berjalan kondusif,” ucap Kapolsek.(Wan)
EDITOR : Putra












