POSMETRO MEDAN – Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) HUMBAHAS, Resva Panjaitan dibully gaga-gara menanggapi status Facebook akun bernama, @Yunita Rebeka Marbun Parhobas yang notabene Wakil Bupati di wilayah tersebut, pada 3 Desember 2025, di bully.
Pasalnya, yang dikomentari oleh Resva Panjaitan tidak ada kaitannya sama sekali dengan isu cuitan @Yunita soal perjalanan dinas sebagai Wakil Bupati.
Cuitan @Yunita itu di-like oleh 604 dan 85 dibalas. @Yunita memposting soal dirinya bersyukur atas silahturahminya ke RUPS Bank Sumut, dan menceritakan dirinya sudah tidak memiliki ajudan, sejak ajudan yang telah dipindahkan. Serta, berharap agar para OPD dilingkungan Pemerintahan Humbahas akan bekerja secara profesional, setia dan amanah.
Begini isi cuitan @Yunita,” Bersyukur dan tetap memegang amanah. Bahwa kali ini mendapatkan tugas mewakili Bupati, untuk yang ke- 3 (tiga) kalinya sejak saya dipercaya sebagai Wakil Bupati Humbang Hasundutan tanggal 20 Februari 2025 atau hampir 10 bulan. Kehadiran saya pada RUPS Bank Sumut sebagai salah satu pemegang saham, menjadi ajang silaturahmi dengan para kepala daerah dan insan perbankan yang profesional. Sekaligus pengingat bahwa sekian puluh tahun lalu saya pernah berkarier di dunia perbankan hingga level puncak☺️.
Lanjut, cuitan @Yunita, ” Sebagai perempuan yang memikul tanggung jawab publik, saya sangat bersyukur atas pendampingan ito saya JP1 (panggilan sy), yang setia mendampingi setiap langkah tugas, semenjak ajudan sebelumnya dipindahkan. Karena sampai saat ini saya masih bertugas tanpa ajudan (adc) dalam bbrp bulan. sehingga keberadaan beliau benar-benar membantu kelancaran kegiatan saya sehari-hari.
Saya juga sangat terbantu oleh kesetiaan ito JP2 (sebutan sy), yang setiap hari mengemudikan kendaraan dinas dan memastikan saya dapat hadir tepat waktu di setiap agenda pemerintahan. Saya berharap tidak ada perubahan kebijakan yang mengurangi fasilitas penting bagi efektivitas tugas Wakil Bupati, karena setiap dukungan sangat berarti dalam menjalankan pelayanan publik dengan maksimal.
Kepada seluruh OPD dan ASN Humbang Hasundutan, saya menitip pesan sederhana :
Tetaplah bekerja dengan profesional, setia pada amanah, dan membawa sukacita dalam setiap pelayanan bagi masyarakat kita.💪😁,” tulisnya.
Usai cuitan @Yunita, akun bernama @Resva Panjaitan, membalas cuitan @Yunita.
@Resva berkomentar, soal perjalanan dinas @Yunita. Isinya, ” Selamat siang bu, sesuai dengan data realisasi perjalanan dinas yg kami bayarkan kondisi sampai Oktober dan berdasarkan surat tugas Bupati bahwa ibu wakil ke luar kota ada sebanyak 15 kali, dan dalam kota sebanyak 82 kali yg telah dibayarkan oleh bensek melalui ajudan ibu. Mohon izin bu wakil siapatau anggaran perjalanan dinas ibu belum diserahkan oleh ajudan. Terimakasih bu selamat melayani bagi masyarakat,” tulis @Resva.
Hingga dilihat media, akun @Resva Panjaitan malah mendapat bully-an karena cuitannya itu.
@Insan Lumbangaol,” waduh gawat…selalu punya etika dalam segala hal. Jangan karena dekat dengan pimpinan nomor 1, seenaknya aja membuat berita yang tidak seharusnya dikonsumsi publik,” tulisnya.
@Denny Marbun,” begini kualitasnya kadis?? Ga bisa menyimak kalimat ya? Baca-baca baik-baik mewakili Bupati…kol ke perjalanan dinas dibahas? Udah belok kurasa pejabat Humbang ini 🤣🤣🤣, Ini “Tuan* nya yg nyuruh ya?🤣 Eh tapi ngomong-ngomong karena udah dibahas pengeluaran perjalanan dinas wakil bupati, sekalian dong dibuka disini perjalanan dinas Bupati…biar kami yakin kalau anda ga disuruh Tuan buat balas ini 😅😅…hati-hati salah kasih data Bupati bisa “nonjob” lok “,” tulisnya.
@Hotman Marbun, ” ibu juga sangat bagus utk dibuat di FB terkait data realisasi perjalanan dinas ibu yang sdh dikeluarkan dari kas Pemda, jgn hanya realisasi perjalanan wakil bupati sy yg obi paparkan di sosmed ini, dan ibu juga harus paham apa tupoksi sbg K BPKAD. Terkait tupoksi tidak ada hal ibu utk membuat disosmed terlait realisasi perjalanan dinas wakil bupati. Terkecuali ibu diminta oleh dinas terkait seperti inspektorat dan BPK atau lembaga tertentu,” tulisnya.
Ketika dikonfirmasi, Pelaksana Tugas Kepala (BPKPAD) Resva Panjaitan, hingga berita ini diturunkan belum juga membalas.ds
EDITOR : Putra












