POSMETRO MEDAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang melepas 26 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan diberangkatkan ke Malaysia.
Keberangkatan tersebut merupakan sisa dari total 96 CPMI yang sebelumnya tertunda akibat bencana alam di Kabupaten Deli Serdang. Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, Kamis (18/12/2025).
Lom Lom mengatakan Pemkab Deliserdang memiliki komitmen kuat untuk memastikan seluruh PMI asal Deliserdang mendapat perlindungan yang layak, mulai dari sebelum berangkat, selama bekerja, hingga kembali ke tanah air.
“Kami melepas putra-putri terbaik Deli Serdang untuk bekerja di luar negeri dengan harapan mereka dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun, pemerintah juga harus hadir memberikan jaminan perlindungan, kepastian penempatan, serta pembekalan keterampilan,” ucap Wabup.
Wabup menekankan pentingnya sertifikasi dan peningkatan kompetensi bagi calon pekerja migran agar memiliki daya saing dan memperoleh penghasilan yang lebih baik.
Pemkab Deli Serdang terus mempersiapkan balai latihan kerja untuk mendukung sertifikasi dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.
“Kami berharap pekerja migran Deliserdang menjadi pekerja yang profesional, berintegritas, dan menjadi duta daerah di negara penempatan,” harap Wabup.
Sekembalinya nanti di Deliserdang, para PMI tersebut juga diharapkan dalam kondisi sejahtera dan membawa perubahan positif bagi keluarga dan lingkungan.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Deliserdang, Norma Siagian MAP pelepasan ke-26 PMI tersebut dirangkai pula dengan Sosialisasi Optimalisasi Peningkatan Perlindungan PMI.
Kedua kegiatan itu merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Deli Serdang dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Kerja sama tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada warga yang akan bekerja ke luar negeri.
“Dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, Deliserdang menjadi salah satu daerah pertama yang melaksanakan kerja sama tersebut. Salah satu implementasinya adalah kegiatan Optimalisasi Perlindungan PMI ini,” ucap Kadisnaker.( Wan)
EDITOR : Putra












