POSMETRO MEDAN – Antrian warga Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak ( BBM) masih terjadi di seluruh SPBU yang ada. Warga bahkan sampai nginap di SPBU agar bisa mendapatkan BBM Pertalite, Pertamax ataupun Solar.
Pantauan di SPBU Lubuk Pakam hingga kini ratusan warga masih mengantri menunggu giliran mendapatkan BBM, seperti di SPBU Segitiga, sekitar pukul 02.00 wib mobil Tanki Pertamina membawa BBM Pertalite dan Pertamax baru masuk. Ratusan warga yang rela menunggu Berjam jam bahkan ada yang dari sore hari langsung menyerbu.
” Masuknya jam 2 pagi, kami nunggu dari sore kemarin jadi nginap di SPBU ini takut tak kebagian lagi. Karena mau pulang minyak kereta sudah hampir habis,” ucap Yudi warga Lubuk Pakam. Senin,1/11/2025.
Pantauan di SPBU Jalan Galang Kelurahan Cemara Lubuk Pakam, antrian juga sudah mengular ratusan meter hingg badan jalan lintas. SPBU di Kelurahan Syahmad Lubuk Pakam dari Minggu malam BBM semua jenis habis belum masuk.
Untuk dua SPBU Pagar Jati juga terjadi antrian panjang mengular, SPBU Paluh Kemiri Tanjung Morawa juga antrian mengular panjang begitu juga dengan SPBU Lain di Tanjung Morawa semua dipadati warga yang membutuhkan BBM.
Kelangkaan BBM juga membuat warga dari Kecamatan Percut Sei Tuan mengantri untuk mendapatkan BBM di SPBU Bandara Kualanamu. Di SPBU itu antrian warga sudah terjadi sejak pukul 05.00 WiB pagi.
Hendra salah seorang Pengawas SPBU di Jalan Arteri Bandara Kualanamu mengatakan antrian warga masih terus terjadi bahkan sampai nginap di SPBU.
” Untuk terus melayani masyarakat kami lemburkan karyawan sampai habis stok BBM baru kami berhenti. Kalau tidak begitu warga yang angantri lama pasti mengamuk,” ucapnya.
Sementara dengan kelangkaan BBM ini pedagang bensin eceran nyaris tidak ada. Namun di media sosial banyak tawaran tukang minyak dadakan yang menjual BBM dengan harga dua hingga tiga kali lipat harga di SPBU perliter.
Kesempatan ini dipergunakan sejumlah oknum untuk meraup keuntungan berlipat mumpung sedang langka. Tak heran banyak antri di SPBU adalah penjual BBM dadakan.
Warga berharap Pertamina dapat memasok BBM di Deli Serdang secara serentak agar antrian warga langsung terpecah ke berbagai SPBU yang ada di daerah masing masing.
Kelangkaan BBM di Deli Serdang ini merupakan yang paling parah terjadi sepanjang sejarah. Dimana warga baru dihantam bencana tambah disusahkan lagi dengan kelangkaan BBM oleh Pertamina dengan alasan klasik Kapal kena cuaca buruk. ( Wan)
EDITOR : Putra











