Tak Ada Uang, Reses Tahap 2 DPRD Deli Serdang Gagal

oleh
Dprd Deliserdang.

POSMETRO MEDAN – Anggota DPRD Deli Serdang gagal melaksanakan Reses Tahap 2 dalam agenda menyerap aspirasi masyarakat. Kondisi ini jadi bahan pergunjingan para Anggota DPRD Deli Serdang. Senin,16/6/2025.

Informasi dikumpulkan menyebutkan bahwa penyebab tak bisanya Anggota DPRD melaksanakan reses karena tidak ada uang yang bisa dicairkan di Sekertariat DPRD Deli Serdang.Sesuai agenda, reses seharusnya dilakukan dari 16 hingga 21 Juni 2025.

Alasan lain mengakibatkan reses Anggota DPRD Deli Serdang tak bisa tepat waktu dampak dari banyaknya pejabat di Sekertariat yang dicopot Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan. Hingga pengganti yang ditaruh banyak belum tau cara kerja bagaimana proses pencairan keuangan dibagian administrasi.

BACA JUGA..  Pemkab Tapanuli Utara Laksanakan Percepatan Kawasan Pertanian Terpadu di Desa Silait-lait

Ada 5 pejabat di Sekertariat dicopot Bupati beriringan dari Sekwan, Kabag Umum hingga Kasubag umum.

Kondisi ini dibenarkan sejumlah Anggota Dewan mereka hanya bisa mengikuti situasi yang terjadi. Tak dapat berkomentar. Sementara Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Kuzu Tarigan mengatakan kalau soal uang reses keluarnya itu tapi sabar.

” Keluarnya itu tapi sabar. Tapi kalau besaran anggaran reses dipakai saya belum tau. Soalnya biasa stafnya yang mengurus itu. ucapnya.

BACA JUGA..  Praka Rico Pramudia Dimakamkan di TMP Lubuk Pakam

Terkait keuangan reses biasanya dicairkan satu atau dua hari sebelum kegiatan. Uang kegiatan reses dicairkan salah satunya uang makan minum konstituen yang hadir.

Salah satu persoalan yang terjadi saat ini juga adalah masalah hubungan yang tak harmonis sejumlah Anggota DPRD Deli Serdang dengan Bupati Deli Serdang ini menjadi salah satu faktor juga persoalan muncul. Dibuktikan dengan pembahasan Ranwal RPJMD yang tak dibahas Pemkab dengan DPRD Deli Serdang hingga melompat ke tingkat Propinsi.

BACA JUGA..  Tegas, Pemkab Samosir Tertibkan Wilona Villa Tanpa Izin di Kawasan Wisata Tuktuk

Perseteruan ini nampaknya akan terus berlanjut dan menjadi kendala kendala yang berefek luas. Bisa bisa program program Bupati Deli Serdang bisa tak terlaksana kedepan.( Wan)