Ribut Hasil Penjualan Sapi, Suami Tombak Istri

oleh
oleh

POSMETRO MEDAN – Kesal uang hasil penjualan sapi tidak diberikan kepadanya, Haryono tega menusuk istrinya, Mestiana (30) pakai tombak babi. Ayah kandungnya, Kulna (73) yang coba melerai juga ikut ditikam.

Akibat tindakan brutal Haryono, sang istri mengalami 6 luka tusuk di bagian dada, pinggang kiri, kepala, dan lengan kanan. Sedangkan ayahnya mengalami tikaman di bagian pinggang kiri depan.

Ditemui di rumah sakit, Kulna menjelaskan anak menantunya (Mestina) terlibat cekcok pada Minggu (8/6/2025) malam di kediamannya di Desa Kota Lekat Mudik, Kecamatan Hulu Palik, Bengkulu Utara.

BACA JUGA..  Pemalsuan Pupuk Terbongkar, 4 Pria Diciduk Polisi

Pasangan itu rebut soal uang bagi hasil jual sapi yang mereka rawat, sebesar Rp 17.000.000. Pelaku bersikeras meminta uang bagi hasil tersebut, namun Mestiana tidak langsung memberi.

Kesal, Haryono mengambil tombak babi dan menyerang Mestiana dengan brutal saat berada di dapur. “Aku di ruang tengah lihat dia itu mondar-mandir di dalam rumah, terus tiba-tiba bawa selimut dari kamar,” jelas Kulna.

BACA JUGA..  Operasi Patuh Gabungan Polri Bersama TNI dan Pemerintah Tertibkan Knalpot Brong di Toba, Ini Hasilnya

Tanpa disadari, Haryono ternyata menyembunyikan tombak pendek di balik selimut yang dibawanya. “Aku tidak tahu dia itu bawa tombak di balik selimut ke dapur, tiba-tiba aku dengar istrinya yang sedang makan di belakang itu teriak,” terang Kulna.

Mendengar teriakan itu, Kulna langsung menuju dapur. Di sana, ia mendapati anaknya sedang menusuk sang menantu dengan tombak. “Aku lihat dia menusuk istrinya dengan tombak itu, saat itu aku leraikanlah,” ungkap Kulna.

BACA JUGA..  Rapat Skandal Masjid Agung di MUI Sumut Jadi Sorotan, Seluruh Peserta 'Bungkam'

Mestiana sempat berlari ke depan rumah untuk menyelamatkan diri, namun pintu dalam keadaan terkunci. Haryono langsung mengejarnya. “Pas dia ngejar istrinya lagi, aku leraikan, terus aku ditusuknya,” jelas Kulna. Setelah melakukan aksinya, Haryono melarikan diri dari rumah. “Sudah itu lari dia dari rumah,” pungkas Kulna.(bbs)