Dugaan Pencemaran lingkungan oleh PT.Panji Wira Perkasa, Masyarakat dan Sekolah Dwi Tunggal Tj.Morawa Resah

oleh
PT.Panji Wira Perkasa,

POSMETRO MEDAN – Warga Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli serdang, kembali menyoroti aktivitas industri PT.Panji Wira Perkasa. Perusahaan ini dituding mencemari lingkungan dan menganggu kenyamanan serta kesehatan masyarakat sekitar.

Perusahaan yang berlokasi di jalan medan – lubuk.pakam km 15,5 disebut telah lama menyebabkan pencemaran udara berupa Debu dan Getaran mesin yang cukup kuat hingga menyebabkan retaknya dinding rumah warga.

Aktivitas juga tersebut berdampak langsung Pada Proses Belajar mengajar di lingkungan yang hanya berjarak 200 Meter dari Perguruan Dwi Tunggal ke lokasi Pabrik.

Tak hanya Polusi udara, warga juga mengeluhkan bau busuk menyengat yang seringkali mual, pusing dan hingga sesak napas karena debu.

BACA JUGA..  Operasi Antik Toba 2026, 53 Tersangka Narkoba Diciduk di Simalungun

Disisi lain, limbah cair berwarna pekat dan berbau busuk diduga dibuang langsung ke saluran Parit dan rawa -rawa sekitarnya.

Warga sudah berulang – ulang kali melaporkan masalah ini kepada dinas lingkungan hidup dan dinas keaehatan. “Memang mereka datang ke lokasi
tetapi tak pernah ada tindakan nyata hanya ada janji-janji palsu , ” ujar anto salah satu warga dusun 1 bangun sari baru kecamatan tanjung morawa kepada wartawan.

Dari pantauan di lapangan asap dan debu yang keluar dari cerobong pabrik menjadi pemandangan sehari hari (fly ash/abu beterbangan) menyelimuti atap dan halaman rumah bahkan getaran mesin yang kuat. Dapat menyebabkan dinding rumah dan gangguan pernapasan seperti batuk, sesak napas. Kondisi ini di nilai semangkin memperparah kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA..  Bupati Langkat Inginkan Masjid Pusat Pembinaan Generasi Muda

Kekecewaan warga bertambah ketika sejumlah awak media mencoba menghubungi manager Aceng PT.Panji wira Perkasa, namun tak di angkat-angkat bahkan di wa tak dibalas juga.

Bahkan satpam.Pabrik zega hanya menyarankan atau memberi no hp kalau ada wartawan untuk konfirmasi.
” masalah tak di respon tak ada urusanku,” ujar zega selaku satpam.

Sejumlah tuntutan pun disampaikan kepada warga Desa bangun sari terutama dusun 1 dan 2 termasuk kepada dinas lingkungan hidup dan dinas kesehatan untuk segera menjatuhkan administrasi berupa pembekuan atau pencabutan izin operasional Perusahaan.

BACA JUGA..  Perjalanan Mencari Nafkah Berakhir Tragis, Tewas Ditabrak Kereta Api

Kementerian lingkungan hidup dan kesehatan agar segera menyelidiki dugaan tindak pidana lingkungan hidup yang dilakukan oleh PT. Panji Wira Perkasa.

Masyarakat dan yayasan Perguruan Dwi Tunggal juga berharap agar Pemerintah daerah khusus nya Bupati Deli aerdang Asri ludin Tambunan ssgera turun tangan menyelesaikan.persoalan pencemaran udara dan kebisingan mesin alat produksi Pabrik beroperasi.

Mereka meminta Proses belajar mengajar tidak terganggu dan hak warga atas lingkungan bersih dikembalikan.
Kasus ini menjadi Bukti
bahwa masih banyak Perusahaan yang beroperasi tanpa mengindahkan aspek keselamatan lingkungan dan kesehatan warga sekitar.
Penegakan Hukum dan Perhatian serius dari Pemerintah sangat di nantikan agar kejadian serupa tidak terus berulang.
(Rom)