Preman dan Geng Motor Tidak Akan Mendapatkan SKCK Persyaratan Melamar Kerja

oleh
Kapolres Kota Tanjungbalai, AKBP Ahmad Yusuf Afandi,SIK, MM saat memberikan penegasan kepada wartawan terkait pelaku premanisme dan geng motor tidak akan diberikan SKCK saat melamar kerja, Senin (27/03). (Ignatius Siagian/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Kapolres Tanjungbalai menegaskan bahwa setiap pelaku premanisme maupun geng motor tidak akan diberikan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) jika akan melamar suatu pekerjaan.

Hal ini disampaikan AKBP Ahmad Yusuf Afandi,SIK, MM kepada awak media saat ditemui di Polres Tanjungbalai, Senin (27/03).

“Bagi para pelaku premanisme dan balap liar yang menjurus kepada geng motor yang selalu meresahkan, tidak akan diberikan SKCK pada saat akan melamar suatu kerja. Hal ini dilakukan sebagai sanksi bagi para pelaku balap liar yang tergabung dalam genk motor yang selalu meresahkan warga dan juga pelaku premanisme,” ujarnya.

BACA JUGA..  Aksi Gengster Serang Pabrik PT Belawan Indah, Puluhan Karyawan Terluka

Tindakan ini dilakukan demi kenyamanan dan ketertiban umum di Kota Tanjungbalai.

“Kepada muda mudi atau remaja yang menjadi kebanggaan orang tuanya, kami himbau agar tidak mengorbankan cita citamu dan masa depan demi kepentingan sesaat yang membuat cita citamu menjadi terhenti. Karena setiap aksi premanisme maupun geng motor pasti akan berurusan dengan hukum, dan setiap perbuatan yang melanggar hukum pasti akan di proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolres.

BACA JUGA..  PPMSU Desak Polda Sumut Tuntaskan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Siantar

Kapolres juga menegaskan, bahwa SKCK adalah salah satu yang menjadi syarat adminitrasi dalam kelengkapan berkas untuk melamar suatu pekerjaan yang dikeluarkan oleh Polri.

Tentunya, imbuhnya, SKCK hanya akan diberikan kepada seseorang yang sama sekali tidak pernah melakukan tindakan/perbuatan yang melanggar hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia. (*)

Reporter: Ignatius Siagian
Editor: Maranatha Tobing

BACA JUGA..  Curi Lembu Naik Fortuner, Pasutri Dimassa di Langkat