Kades di Kecamatan Batang Kuis Disebut Berebut Ketua PP

oleh
Foto bersama atas terbentuknya tim caratekar PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang. (Aswar/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Sejumlah kepala desa di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang berebut menjadi Ketua Ormas Pemuda Pancasila (PP) di daerahnya.

Tersiar kabar hal tersebut demi mendapatkan jatah proyek di Sport Centre. Bahkan para kepala desa itu rela menghabiskan uangnya ratusan juta untuk ambisinya.

Dana sebanyak itu diduga digunakan untuk menuju kompetisi sebagai ketua ormas dari membuat boneka pengurus ranting tiap desa agar suara ketua ranting memilih calon Ketua PAC Khairul Azani Kades Batang Kuis.

BACA JUGA..  Kesaktian Pancasila, Tiorita Tegaskan Pedoman Hidup Berbangsa

Pun begitu, Kades Sena Yuli membantah tudingan tersebut. “Itu tidak benar,” bantahnya via seluler, Senin (7/11/22).

Kalau pun ada yang menyebut info dari masyarakat, Yuli minta ditunjukkan masyarakatnya.

“Masyarakat yang mana mengatakan itu,” tambahnya.

Sementara Kades Bakaran Batu M Susanto tidak mempersoalkan jika kades maju sebagai Ketua Pemuda Pancasila.

“Yang tidak dibenarkan menjadi pengurus partai,” sebutnya. Namun dirinya membantah jika berkeinginan menjadi ketua PP di desanya.

BACA JUGA..  P APBD 2026 Tak Diketok, Kemendagri : Pemkab Deli Serdang Hanya Bisa Gunakan APBD Yang Sudah Ditetapkan, Proyek "Selipan" Tak Lolos

“Karena isu-isu soal pencalonan ketua PP itu sampai sekarang data aktual belum masuk ke kita,” tandasnya

Berbeda dengan Kades Batang Kuis Pekan, Khairul Arzani. Kades incumbent dua periode tersebut membenarkan keinginannya menjadi Ketua PAC PP Batang Kuis.

“Benar saya ada berencana menjadi Ketua PAC PP Batang Kuis. Karena saya pernah menjadi anggota PP. Namun tidak lah harus mengorbankan kawan-kawan kades (di Kecamatan Batang Kuis) untuk menjadikan mereka ketua ranting “boneka”,” katanya sambil tertawa via seluler, sembari berharap agar permasalahan ini diluruskan.

BACA JUGA..  TN Yang Mencatut Nama Bupati Humbahas Kembalikan Uang Rp 200 Juta, Laporan Dumas Dihentikan

“Hal-hal yang tidak benar itu harap diluruskan yang bang,” harap kades incumbent tersebut. (*)

Reporter: Aswar
Editor: Maranatha Tobing