POSMETROMEDAN.com – Sejumlah kepala desa di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang berebut menjadi Ketua Ormas Pemuda Pancasila (PP) di daerahnya.
Tersiar kabar hal tersebut demi mendapatkan jatah proyek di Sport Centre. Bahkan para kepala desa itu rela menghabiskan uangnya ratusan juta untuk ambisinya.
Dana sebanyak itu diduga digunakan untuk menuju kompetisi sebagai ketua ormas dari membuat boneka pengurus ranting tiap desa agar suara ketua ranting memilih calon Ketua PAC Khairul Azani Kades Batang Kuis.
Pun begitu, Kades Sena Yuli membantah tudingan tersebut. “Itu tidak benar,” bantahnya via seluler, Senin (7/11/22).
Kalau pun ada yang menyebut info dari masyarakat, Yuli minta ditunjukkan masyarakatnya.
“Masyarakat yang mana mengatakan itu,” tambahnya.
Sementara Kades Bakaran Batu M Susanto tidak mempersoalkan jika kades maju sebagai Ketua Pemuda Pancasila.
“Yang tidak dibenarkan menjadi pengurus partai,” sebutnya. Namun dirinya membantah jika berkeinginan menjadi ketua PP di desanya.
“Karena isu-isu soal pencalonan ketua PP itu sampai sekarang data aktual belum masuk ke kita,” tandasnya
Berbeda dengan Kades Batang Kuis Pekan, Khairul Arzani. Kades incumbent dua periode tersebut membenarkan keinginannya menjadi Ketua PAC PP Batang Kuis.
“Benar saya ada berencana menjadi Ketua PAC PP Batang Kuis. Karena saya pernah menjadi anggota PP. Namun tidak lah harus mengorbankan kawan-kawan kades (di Kecamatan Batang Kuis) untuk menjadikan mereka ketua ranting “boneka”,” katanya sambil tertawa via seluler, sembari berharap agar permasalahan ini diluruskan.
“Hal-hal yang tidak benar itu harap diluruskan yang bang,” harap kades incumbent tersebut. (*)
Reporter: Aswar
Editor: Maranatha Tobing












