PosmetroMedan.com-Guna menekan inflasi di Kota Tebingtinggi, Pemerintah Kota gencar melakukan sosialisasi penanaman cabai dan bawang merah.
Pj Wali Kota Muhammad Dimiyathi SSOS MTP meminta masyarakat menanam minimal 5 batang pohon cabai dan bawang setiap rumah tangga.
“Urban farming atau pemanfaatan lahan dalam kota untuk pertanian harus kembali kita galakkan,” ujar M Dimiyathi saat memberikan sambutan dalam acara penanaman cabai dan bawang merah oleh kelompok tani di Kelurahan Pinang Mancung, Tebingtinggi, Senin (3/10).
“Tujuannya adalah untuk menekan inflasi,” sambungnya.
Selain Pj Wali Kota Tebingtinggi, penanaman cabai dan bawang merah itu nampak langsung dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatra Utara Doddy Zulverdi dan Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono.
Saat penanaman cabai dan bawang tersebut Pj Wali Kota menyampaikan, Pemko saat ini sedang berupaya melakukan peningkatan produksi pangan untuk mendukung program nasional dalam pengendalian inflasi di Tebingtinggi.
“Penanaman cabai merah dan bawang merah ini upaya dalam pengendalian inflasi. Kepada pembina kelompok tani (Poktan) saya minta turun kelapangan dalam memberikan binaan ke petani sehingga hasilnya dapat memuaskan,” kata Dimiyathi.
Sedangkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatra Utara Doddy Zulverdi dalam sambutannya mengatakan, pihaknya memberikan dukungan terhadap Inisiatif Pj Wali Kota dalam menjaga inflasi yakni meningkatkan produksi dan memperbaiki distribusi pangan.
“BI akan mendorong inisiatif tersebut untuk menjaga inflasi di Tebingtinggi,” kata Doddy Zulverdi
Lanjutnya Doddy, Urban farming harus terus digalakan di Tebingtinggi tujuannya untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Walaupun Tebingtinggi sebagai Kota memiliki keterbatasan lahan.
“Urban farming bagian menjaga inflasi karena adanya produksi pangan. Ini harus ditingkatkan oleh Pemko Tebingtinggi,” ungkapnya.
Dijelaskan Doddy Zulverdi, dalam menjaga inflasi ada tiga hal yang harus diperhatikan yakni meningkatkan produksi, distribusi dan pola konsumsi.
“Tiga hal tersebut mempengaruhi inflasi. Cenderung warga panik jika terjadi kenaikan pangan, padahal hal tersebut bisa disiasati,” katanya.
Ditempat terpisah, usai melakukan penanaman cabai merah dan bawang merah, Pj Wali Kota Tebingtinggi juga meresmikan bangsal pasca panen dan pengelolaan komoditas hortikultura di kelompok tani Intan, Pasar Tengah, Kelurahan Padang Merbau, Kecamatan Padang Hulu.(*)
REPORTER: Ridwan Manurung
EDITOR: Mangampu Sormin












