Judi Dadu Deliserdang Meriah, Praktisi Hukum: Kapolres Harus Bertanggungjawab

oleh -398 views
Edy Sembiring, SH

POSMETROMEDAN.com-Aktifitas judi dadu di kawasan Jalan Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut membuat resah banyak pihak.

Praktisi hukum Sumut, Edy Sembiring SH angkat bicara.

Edy menilai Polsek Beringin Polres Deliserdang tidak mengindahkan instruksi untuk memberantas segala bentuk perjudian.

“Masih segar dalam ingatan kita, instruksi Kapoldasu yang sebelumnya (Irjen Martuani Sormin) untuk memberantas segala bentuk perjudian,” tutur Edy kepada POSMETROMEDAN.com, Rabu (4/8/2021).

“Diinstruksikan kepada seluruh Polres untuk memberangus segala bentuk perjudian,” sambung Edy dari kantor Advokat Pahlawan Teguh Lubis and Partners.

Sebab secara sosial, praktik perjudian jelas sangat meresahkan masyarakat.

“Adanya permainan judi di wilayah hukum Polres Deliserdang mengindikasikan bahwa instruksi Kapolda tersebut tidak diindahkan oleh jajaran dibawahnya,” tegas Edy.

“Jika bicara dampak, permainan judi jenis apapaun sebenarnya berakibat fatal. Judi membuat kehidupan keluarga atau rumah tangga orang menjadi berantakan,” lanjutnya.

BACA JUGA..  Perkara Lahan PLTA Batangtoru Dilanjutkan dengan Sidang Lapangan

Menurut Edy, secara hukum positif, judi bertentangan pula dengan ketentuan Pasal 303 ayat (1) KUHP.

“Dalam berbangsa dan bernegara pun, judi mengganggu ketenangan dan ketertiban umum,” sebutnya.

Soal dugaan upeti yang diterima oknum di Kepolisian Deliserdang, Edy menilai Kapolres harus bertanggungjawab atas prilaku bawahannya.

“Sangat di sesalkan jika kepolisian tidak bertindak hukum apapun. Kalau begitu, patut dicurigai dan akan muncul asumsi asumsi negatif atas lokasi tersebut,” pungkasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol Firdaus mengaku akan mengecek lokasi judi tersebut.

“Siap, kita cek bang,” singkatnya kepada POSMETROMEDAN.com, Rabu (4/8/2021).

Diberitakan sebelumnya, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak berpengaruh bagi trio bandar judi di Sumatera Utara (Sumut) ini.

Ketiganya nekat membuka judi dadu di kawasan Jalan Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut, Sabtu (31/7/2021).

BACA JUGA..  Judi Tembak Ikan Hitam Putih Kuasai Kota Medan

Ketiga bandar itu masing-masing, A Kiaw (wanita bertubuh kurus), A Hai dan Nainggolan.

Ketiganya bergantian memutar judi dadu atau yang biasa disebut samkwan.

Pantauan wartawan, judi tersebut beroperasi secara bebas dan terang-terangan di sebuah lahan kosong seluas 1 hektare.

Meski hanya main di dalam beberapa gubuk, namun pemain yang datang setiap hari bisa mencapai ratusan orang.

“Ratusan juta setiap hari putarannya bang,” kata sumber POSMETROMEDAN.com di lokasi, Minggu (1/7/2021).

Informasi lain menyebut, lokasi perjudian itu menggunakan 3 shift.

Shift pertama (pagi hingga siang) dikelola oleh bandar A Hai.

“Shift kedua, dari siang sampai sore menjelang malam dikelola Nainggolan yang disebut-disebut sebagai pemilik lokasi,” sebut sumber lain POSMETROMEDAN.com.

Sedangkan shift ketiga (malam hingga subuh), dikelola oleh A Kiaw.

BACA JUGA..  Judi Tembak Ikan Hitam Putih Dibandari Akun

“Sebenarnya lokasi ini sudah berkali-kali didemo dan dilaporkan warga, tapi tetap eksis juga tanpa ada tindakan dari polisi,” tutur pria tambun berkulit sawo matang.

Kepada pemain, trio bandar mengaku sudah setor ke petugas kepolisian.

“Jadi dia nggak takut digerebek. Malah dia (bandar) nantang kalau ada polisi yang berani gerebek hebat,” tegas sumber.

“Pejabat kayak apa pun udah nggak takut dia,” sambungnya.

Lokasi tersebut ramai dikunjungi kalangan pemain dari berbagai jenis usia.

Mirisnya, saat pemerintah memberlakukan PPKM level 4, para pemain tidak mengindahkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

“PPKM gini malah ramai, mana ada covid sama orang itu,” ketusnya.

Masyarakat sekitar meminta Kapolda Sumut dan Kapolresta Deliserdang memberangus tempat itu.

“Tangkap bandarnya, biar nggak lantam kali muncungnya,” pungkasnya.(tim)    

 

EPAPER