Fakultas Hukum UMSU Edukasi Warga Kampung Badur

oleh -41 views

POSMETROMEDAN.com-Fakultas Hukum (Fahum) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali memberi penyuluhan hukum dan pembagian sembako.

Pengabdian terhadap masyarakat itu diberikan kepada warga bantaran Sungai Deli, Kamis (10/6/2021).

Tepatnya warga Kampung Badur, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Medan.

Ketua Panitia Mhd Teguh Syuhada Lubis SH MH mengatakan, kegiatan ini merupakan sesi ke-2 dari agenda Pengabdian kepada Masyarakat Fahum UMSU 2021.

“Sesi 1 sudah kita laksanakan seminggu yang lalu di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. Sedangkan sesi ke-3 rencananya akan kita laksanakan di Kelurahan Belawan, Kecamatan Medan Belawan,” jelas Teguh.

“Dalam kegiatan ini kita bekerjasama dengan Yayasan Komunitas Peduli Anak dan Sungai Deli (KOPASUDE),” sambungnya.

Sementara, Dekan Fakultas Hukum UMSU, Dr Ida Hanifah SH MH menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah salah satu wujud implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan Fakultas Hukum UMSU.

BACA JUGA..  Anggota Dewan Sumut Apresiasi Lima Program Prioritas Walkot Medan

“Sekarang UMSU menjadi PTS terbaik di Sumut dengan peringkat Akreditasi Institusi A. Dan Alhamdulillah, Fakultas Hukum menjadi salahsatu fakultas unggulan dan favorit yang juga akreditasinya A,” ujar Ida didampingi WD I Dr Faisal SH MHum dan WD III Dr Zainuddin SH MH.

“Maka sudah menjadi komitmen kami untuk senantiasa bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat, di antaranya lewat kegiatan pengabdian masyarakat ini,” sambungnya.

Ida Hanifah mengucapkan terimakasih kepada segenap warga Kampung Badur yang sudah berkenan bekerjasama menyelenggarakan kegiatan ini.

“Meskipun sekarang masih dalam kondisi pandemi, namun tidak menjadi halangan bagi kita untuk tetap menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif, tentunya dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan,” sebutnya.

Ketua Kopasude Agung Rizki mengucapkan terimakasih kepada Fakultas Hukum UMSU yang telah memilih Kampung Badur di pinggiran Sungai Deli sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatannya.

“Ini suatu kebanggaan bagi kami. Mudah-mudahan kedepan hubungan silaturrahim ini akan terus terjalin,” tutur Agung yang juga mahasiswa tingkat akhir Fahum UMSU ini.

BACA JUGA..  Walkot Medan Sampaikan Nota Pengantar Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020

“Kami doakan semoga Fakultas Hukum UMSU semakin berjaya menghasilkan lulusan-lulusan yang profesional dan memiliki kompetensi serta berguna bagi bangsa dan masyarakat,” sambungnya.

Dijelaskan Agung, kegiatan penyuluhan hukum ini sangat penting dan bermanfaat bagi peningkatan wawasan masyarakat terkait hukum.

“Apa lagi topik yang diangkat yakni Perlindungan Hukum terhadap Perempuan dan Anak, sangat selaras dengan visi dan perjuangan komunitas kita,” kata Agung.

Di akhir acara pembukaan, pimpinan Fakultas Hukum UMSU menyerahkan paket sembako secara simbolik kepada perwakilan warga.

Paket sembako ini merupakan sumbangan dari dosen-dosen Fakultas Hukum UMSU yang punya kepedulian sosial dan memiliki empati terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang terimbas pandemi Covid 19 yang hingga hari ini masih terus berlangsung.

Dalam sesi presentasi penyuluhan hukum, tampil sebagai narasumber 3 dosen Fakultas Hukum UMSU, Nursariani Simatupang SH MHum; Mirsa Astuti SH MH dan Hj Asliani Harahap SH MH.

BACA JUGA..  Pemko Medan Gelar Pasar Murah

Ketiga narasumber secara gamblang menyampaikan kepada ibu-ibu warga Kampung Badur terkait perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak.

Para narasumber menjelaskan, perempuan dan anak adalah kelompok yang paling rentan menjadi korban kekerasan dan pelbagai tindakan eksploitasi.

Dalam kerangka perlindungan hak asasi manusia, pada hakikatnya perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan salah satu perwujudan hak untuk hidup, hak untuk bebas dari perhambaan (servitude) atau perbudakan (slavery).

Hak asasi ini bersifat langgeng dan universal, artinya berlaku untuk setiap orang tanpa membedabedakan asal usul, jenis kelamin, agama, serta usia sehingga, setiap negara berkewajiban untuk menegakkannya tanpa terkecuali.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini diikuti juga oleh puluhan dosen Fakultas Hukum UMSU lainnya.(ril)

EPAPER